Connect with us

Bontang

Warga BTN PKT Desak Percepatan Penyerahan Aset Yayasan

Published

on

BEKESAH.co – Komisi III DPRD Bontang menggelar rapat dengar pendapat (RDP) terkait pemanfaatan fasilitas umum di area perumahan BTN Pupuk Kaltim (PKT) di Sekretariat DPRD Bontang, Senin (24/2/2020).

Komisi III mengundang Forum RT Kelurahan Belimbing, Yayasan Kesejahteraan Hari Tua (YKHT) PKT, Lurah Belimbing, Camat Bontang Barat dan Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Kota Bontang.

Dipimpin Wakil Ketua Komisi III Abdul Malik, rapat itu membahas proses penyerahan fasilitas umum maupun fasilitas sosial di kawasan BTN PKT yang belum diserahkan Yayasan Pupuk Kaltim kepada Pemkot Bontang.

“Kami mengundang setiap pihak yang hadir untuk meminta keterangan terkait penyerahan sejumlah asset dari Yayasan Pupuk Kaltim. Proses ini sudah cukup panjang dibahas dan perlu cepat diselesaikan,” kata Abdul Malik.

Sejak awal dibahas 2018 lalu, Yayasan Pupuk Kaltim akan menyerahkan aset berupa tanah, bangunan dengan luas 3.840 meter persegi di atas tanah ini ada Pujasera, Kantor Badan Pengelolah Prumahan (BPP) BTN Belimbing, Sarana Olahraga, ATM BRI, parkiran dan bangunan lainnya.

Namun, hingga saat ini belum terealisasi karena adanya sejumlah hambatan. Yayasan Pupuk Kaltim belum merampungkan dokumen penyerahan asset jadi salahsatu penyebab.

Ketua RT 20 Kelurahan Belimbing, Fajar, mengungkapkan terdapat 19 item baru dari 32 item fasilitas umum yang diserahkan kepada Pemkot Bontang.

“Alhamdulillah (kalau YKHT PKT) tidak berbelit-belit. Pihak YKHT PKT sudah menyerahkan 9 item, sedangkan Yayasan Pupuk Kaltim baru sekitar 10 item yang sudah diserahkan. Sisa yang belum diserahkan sekitar 13 item,” kata Fajar.

Advertisement

Fajar menuturkan, permasalahan ini sudah berlangsung sejak 2017 dan tak kurang 10 hearing dengan DPRD telah digelar.

“Ini jadi masalah. Fasilitas dan pembangunan dari Pemkot Bontang tak bisa dilakukan karena status lahan di area BTN PKT. Masih ada lahan yang belum diserahkan ke Pemkot Bontang,” tuturnya. (*)

Penulis: Ismail Usman

2022 © Bekesah.co