Connect with us

Bontang

Masih Darurat Corona, Pelajar Bontang Bakal Belajar di Rumah Hingga 21 April

Published

on

BEKESAH.co- Adanya pasien positif corona virus disease 2019 (Covid-19) di Kota Bontang, membuat pemerintah meningkatkan kewaspadaan. Berbagai cara dilakukan sebagai upaya melawan virus mematikan itu agar tidak meluas di kota gas dan kondensat ini.

Merasa was-was penyebaran virus corona, Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang berencana memperpanjang masa kegiatan belajar mengajar (KBM) siswa di rumah.

“Mau diperpanjang sampai 21 April 2020. Ini masih menunggu surat edaran wali kota tentang perpanjangan,” ungkap Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang, Saparuddin saat dihubungi Bekesah.co, Senin (30/03/2020).

Jika menilik kalender pendidikan, pada April mendatang dijadwalkan pelaksanaan Ujian Nasional. Namun, melihat kondisi darurat di tengah ancaman Covid-19, pemerintah sepakat untuk meniadakan UN 2020.

Sebagai gantinya, kata Saparuddin, Disdik Bontang telah memberikan beberapa opsi untuk sekolah tetap menyelenggarakan ujian sekolah maupun ujian akhir semester kenaikan kelas. Bebepa di antaranya, dilakukan dalam bentuk portofolio, nilai rapor dan prestasi, penugasan, serta tes online.

“Ketentuan tersebut berlaku untuk sekolah jenjang SD dan SMP,” ucapnya.

Saparuddin pun mengingatkan kembali, semua bentuk ujian dirancang untuk mendorong aktivitas belajar yang bermakna dan tidak perlu mengukur ketentuan ketuntasan capaian kurikulum secara menyeluruh.

“Seluruh kegiatan seperti ujian, sepenuhnya menjadi tanggung jawab satuan pendidikan untuk menentukan teknis sesuai kemampuan sumber daya yang ada,” tutupnya.(*)

Advertisement

 

Penulis: Maimunah Afiah

2022 © Bekesah.co