Connect with us

Bontang

Kesaksian Pasien Isolasi Bontang: Haru Melihat Perjuangan Tim Medis dan Jadi Sasaran Stigma Negatif

Published

on

BEKESAH.co – Antoni Lamini melihat dari dekat bagaimana dokter dan perawat silih berganti mengunjunginya hamper setiap waktu. Selama berada dalam ruang isolasi RSUD Taman Husada Bontang, bibirnya tak henti berdoa untuk setiap tenaga medis.

“Kalau sudah pakai baju pelindung tidak dilepas selama 5 jam ketika merawat kami. Saya dan keluarga akan selalu mendoakan tim medis di setiap solat,” ungkap Antoni dalam keterangan pers bersama Arniwati di PSC Bontang, Jalan Achmad Yani, Sabtu (4/4/2020).

Antoni dan Arniwati adalah pasien tim kesehatan penanganan Covid-19 yang dirawat di RSUD Bontang. Antoni berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) hingga dinyatakan negative setelah melalui uji laboratorium pada pekan lalu. Sementara Arniwati, pasien positif yang dinyatakan sembuh usai hasil dua kali swab test-nya negatif.

“Saya kasihan kepada para medis yang merawat kami. Mereka dibungkus sedemikian rupa untuk benapas saja kayaknya susah, makan dan minum mereka juga dibatasi. Sedangkan saya pribadi di kamar masih sempat olahraga. Oleh sebab itu, saya dan keluarga akan selalu mendoakan,” kata Antoni.

Ketika setiap usaha untuk mencegah potensi virus corona semakin gencar dilakuan, Antoni menyesalkan pandangan publik yang justru cenderung menyudutkan para pasien. Pernah ia temui, komentar dari pengguna media sosial yang mengatakan dirinya sebagai “penyebar virus corona di Bontang”.

“Saya hanya bisa menenangkan diri. Berdoa. Saya berharap kepada masyarakat ketika sudah mendengar pers rilis ini untuk menghilangkan stigma negative kepada orang yang terpapar Covid-19. Jika ada yang masih membully, padahal kami sudah dinyatakan sembuh, tak segan saya menuntut secara hukum,” tegas anggota komisioner KPU Bontang ini.

Meski demikian, ia menyampaikan terimakasih atas dukungan kerabat dan masyarakat yang membuat para pasien isolasi untuk bersemangat. Ia menilai, upaya pencegahan Pemkot Bontang juga maksimal baik dalam perawatan pasien maupun preventif.

“Saya berterimakasih kepada pemerintah Kota Bontang, RSUD, tim Covid-19 center Kota Bontang, tim dokter dan para medis lainnya yang sudah merawat kami dengan sangat baik. Selama kami disana sangat diberikan perhatian, apa yang kami butuhkan selalu diberikan,” ucap Antoni. (*)

Advertisement

Penulis: Maimunah Afiah

2022 © Bekesah.co