Connect with us

Bontang

Publikasi BCC Kurang Massif, Anggota Dewan Kritik Pemkot

Published

on

BEKESAH.co, Bontang – Anggota Komisi II DPRD Bontang menilai pemerintah kurang memanfaatkan media sebagai sarana menyampaikan agenda-agenda besar.  Seperti Bontang City Carnival (BCC) pada Oktober lalu.

Politisi Partai Nasional Demokrat menilai pemerintah kurang greget, dalam mempromosikan acara BCC.

Padahal kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang semestinya bisa menarik banyak wisatawan dari luar daerah datang, berkunjung.

“Acara besar seperti ini jangan asal jadi. Mestinya kelasnya dinaikan dan publikasinya dikencangkan agar ada efek ekonominya. Ambil Tv nasional. Targetnya jelas tarik wisatawan dari luar daerah datang kesini,” kata Bakhtiar.  

Advertisement

Menanggapi pertanyaan Bakhtiar Wakkang, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang, Bambang Cipto Mulyono mengungkapkan bahwa panitia telah mengundang salah satu stasiun Tv nasional, untuk datang meliput acara BCC.   

Mesti demikian, kritik yang sampaikan Bakhtiar Wakkang diakui ada benarnya. Dirinya pun berjanji memperbaiki kekurangan yang ada, agar rangkaian kirab budaya dan peragaan kostum ini bisa berjalan sesuai target. Termasuk juga menaikan kelas even masuk skala nasional.  

“Iya, bener pak. Tahun ini kami juga akan meggandeng salah satu TV nasional, sebagai upaya mempromosikan Bontang. Tentu, kami juga ingin BCC ini ke depan bisa menjadi event bertaraf nasioal bahkan internasional,” tuturnya.

Teknis Acara BCC 

Advertisement

Bambang menjelaskan kegiatan BCC diikuti oleh organisasi perangkat daerah, paguyuban, sekolah, dan elemen masyarakat.   

Dengan menampilkan kreativitas seni dan ragam budaya tradisi masing-masing daerah.  

Dalam gelaran Bontang City Carnival. Bagi kelompok atau peserta terbaik akan mendapatkan beragam hadiah menarik dari Pemkot Bontang.  

Bambang menyebut untuk penilaian tidak hanya dilihat dari kostum. Tetapi juga kekompakan dan tarian yang ditampilkan saat melewati rute di depan panggung utama, tepatnya di Jalan Simpang 3 Ramayana.  

Advertisement
Baca Juga  7 Kafe di BK Ambruk Akibat Hujan dan Angin Kencang

“Untuk kategori carnival seperti keunikan, kreatifitas, keserasian, dan kesesuaian tema dengan kostum tampilan. Sedangkan untuk pawai budaya mempertimbangkan kekompakan, kerapian, atraksi, dan originalitas budaya daerah,” sebutnya.

Penjurian akan dipisahkan antara BCC dan Pawai Budaya. 

Untuk kategori carnival peserta akan memperebutkan Juara 1, Juara 2, Juara 3, Juara Harapan 1, Juara Harapan 2, dan Juara Harapan 3. Sementara untuk kategori Pawai Budaya akan ada 10 peserta favorit. (*)

Dapatkan update informasi Bekesah.co seputar Bontang dan Kalimantan Timur dengan bergabung di Whatsap grup ini. Cukup klik link di bawah ini

Advertisement

https://chat.whatsapp.com/L4DcfLR9YvdDkNKiF2cCPG