Connect with us

Bontang

Sepuh Jawa Solid Dukung Sigit Alfian Jadi Bontang 1, Melamar ke Partai Megawati

Published

on

SOLID: Sigit Alfian ditemani para relawan dari Ikapakarti mengambil berkas formulir pendaftaran bacalon wali kota ke PDIP.

BEKESAH.co, Bontang – Safari politik Mantan Kepala Kesbangpol Sigit Alfian terus berlanjut. Kali ini ditemani relawan dan sepuh Jawa di Bontang, Sigit mengambil berkas pendaftaran bakal calon wali kota  ke kantor DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Sabtu (27/4/2024).

Sigit mengatakan, kedatangannya ke partai berlambang banteng itu untuk mendapat tiket menjadi Bontang Satu. Keinginan ini merupakan amanat yang diberikan relawan yang mendukungnya yakni Ikatan Paguyuban Keluarga Tanah Jawi (Ikapakarti).

“Amanah yang sudah diberikan ini harus terus kita lanjutkan,” terangnya.

Keseriusan untuk masuk arena Pilkada Bontang lanjut Sigit, bukan sekadar jadi pemanis. Untuk itu komunikasi dengan beberapa partai juga terus ia massifkan. Di antaranya Demokrat, PAN, maupun PKB. “Ya terus kami diskusikan. Kalaupun dengan partai tidak ada mufakat, kita pakai opsi alternatif melalui jalur independen. Makanya kita sudah mulai kumpul KTP,” ungkapnya.

Advertisement

Penggalangan dukungan dari 34 unsur paguyuban Ikapakarti sendiri pun terus disolidkan. Modal populasi warga Bontang bersuku Jawa yang berkisar 42 persen, Sigit optimistis dapat menjadi figur baru yang merepresentasikan satu-satunya tokoh dari tanah Jawi yang didukung penuh.

“Orang Jawa menyadari selama Bontang berdiri 24 tahun, belum pernah memimpin. Ini yang menguatkan tekad kami, begitu pun      juga dengan PDIP belum ada figur yang menjadi wali kota. Saya kira ini ketemu, kita bisa berjodoh,” paparnya.

Pada kesempatan itu, Sigit juga mengatakan, dirinya mengambil formulir ke PDI-P lantaran memiliki kesamaan visi dengan partai besutan Megawati Soekarno Putri. Sama-sama memprioritaskan rakyat kecil (wong cilik).

“PDI-P adalah partai yang memperjuangkan kepentingan wong cilik. Saya kira itu yang menyatukan kita,” ujarnya.

Advertisement
Baca Juga  Dinkes Ungkap Belum Ada Pembahasan Rencana Pelabuhan Lok Tuan Dibuka Kembali

Tak hanya ke partai politik dan paguyuban jawa, untuk menguatkan tingkat elektabilitasnya, Sigit dan para relawan mulai membangun komunikasi dengan berbagai etnis yang ada di Bontang. Langkah ini untuk memberikan gambaran bahwa dirinya ingin bersinergi dengan semua lapisan masyarakat.

Salah satu sepuh jawa, Mbah Wito mengatakan, selama ini banyak politisi yang saat Pilkada mengharapkan suara rakyat kecil. Nyatanya, setelah menjabat lupa dengan apa yang dijanjikan.

“Sudah banyak pemimpin kita yang lupa dengan janjinya. Kita membutuhkan pemimpin yang tidak cuma ngomong. Pak Sigit ini punya pengalaman di pemerintahan. Kinerjanya terukur,” katanya.

Ketua Tim Penjaringan bakal calon wali kota PDI-P, Suhardi mengatakan, pihaknya mengapresiasi upaya Sigit yang ikut serta dalam kontestasi. Namun keputusan akhir ada di tangan DPP. “Kalau pusat memutuskan, kita otomatis all out,” ujarnya. (*)

Advertisement

Penulis : Redaksi

Dapatkan update informasi Bekesah.co seputar Bontang dan Kalimantan Timur dengan bergabung di Whatsap grup ini. Cukup klik link di bawah ini

https://chat.whatsapp.com/L4DcfLR9YvdDkNKiF2cCPG

Advertisement