Connect with us

Bontang

Yayasan TK Plus Al Muhajirin Loktuan Tak Miliki Tempat Belajar Permanen, Komisi I Bantu Carikan Solusi

Published

on

BEKESAH.co, Bontang – Yayasan TK Plus Al Muhajirin Kelurahan Loktuan mengeluhkan tak memiliki lokasi permanen untuk fasilitas kegiatan belajar mengajar.

Salah satu perwakilan yayasan, Mukrim mengatakan, sejak Masjid Terapung mulai beroperasi, pihaknya tak lagi memiliki tempat belajar permanen.

“Sebelumnya itu kan kami bergabung dengan masjid Al-Muhajirin tapi setelah dibongkar kami sudah berpindah-pindah tempat,” jelasnya.

Selain itu, pihaknya pun telah mengajukan surat ke pengurus masjid Terapung supaya bisa menggunakan kembali masjid. Namun hal itu tak terwujud sebab lokasi masjid saat ini yang diatas laut, dianggap membahayakan peserta didik. Di sisi lain, jarak toilet yang jauh dan dikhawatirkan bakal mengganggu pengunjung masjid.

Advertisement

“Kalau persoalan masjid di atas laut dan dinilai riskan sebenarnya itu kurang tepat karena kan anak-anak ini anak Selambai yang hari-hari memang tiggalnya di atas laut,” ucapnya.

Ketua Komisi I DPRD Bontang, Raking mengatakan dari keluh kesah yayasan dan tenaga pendidik, pihaknya akan membantu memfasilitasi untuk mencari lokasi.

“Kalau dari kami itu kasi solusi supaya bisa menggunakan Balai Pertemuan Umum (BPU) selambai dengan pendekatan persuasif kepada masyarakat sekita,” imbuhnya.

Sementara itu, Kasi Kelurahan Loktuan, Widya mengungkapkan jika kelurahan telah memberikan solusi dengan memanfaatkan gedung perpustakaan milik kelurahan Loktuan.

Advertisement

Penulis : Ahmad Nugraha

“Kami sudah samapaikan bahwa bisa mengguanakan fasilitas perpustakaan namun kondisinya saat ini tengah dilakukan renovasi jadi kemungkinan hal itu yang membuat pihak yayasan menolak karena dinilai cukup berbahaya bagi anak-anak,” katanya.

Penulis : Ahmad Nugraha

Advertisement
Baca Juga  Ubah Lahan Tidur Jadi Produktif, Pupuk Kaltim Jalin Kerjasama Community Forest dengan Batalyon Arhanud 7/ABC