Trending

Warga Lok Tuan Demo Dekat Pabrik, Manajemen PKT Enggan Temui Massa

BEKESAH.co, BONTANG – Ratusan massa yang tergabung dalam Masyarakat Bufferzone Menggugat menggelar aksi unjuk rasa di Monumen Pengabdian PT Pupuk Kalimantan Timur, Kamis (30/6/2022).

Aksi ini merupakan buntut dari ketidakpuasan massa yang belum mendapat respons dari perusahaan. Adapun tuntutan yang mereka tagih adalah transparansi alokasi peruntukkan dana CSR PT Pupuk Kaltim yang dinilai lebih banyak digelontorkan ke luar daerah.

Pantauan Redaksi Bekesah.co di lokasi, massa yang kompak mengenakan baju hitam, membawa atribut tuntutan mulai dari spanduk, dan baliho bertuliskan protes.

Koodinator aksi, Yopi Chandra, mengungkapkan, pihaknya menyesalkan sikap dari direksi dan manajemen perusahaan yang hingga kini belum bersedia menemui massa.

Baca juga:  PKT Dianggap Tidak Transparan, Masyarakat Bufferzone Menggugat Bakal Demonstrasi

“Kami ke sini datang baik-baik. Kami menjaga kondusifitas. Tapi belum ada satupun perwakilan yang bisa berdialog dengan kami,” akunya.

“Ini membuktikan perusahaan membangun sekat dengan masyarakat,” timpalnya.

Dia menegaskan, jika direksi belum memberi respons positif, akan ada aksi lanjutan berjilid-jilid. Rencananya, massa juga bakal memblokade jalur transportasi laut milik perusahaan.

Sebanyak 250 personel aparat kepolisian dan militer diturunkan untuk mengamankan aksi ini.

Dihubungi secara terpisah, VP Komunikasi Korporat PKT, Tommy Johan Agusta juga belum bisa memberika komentar.

“Ngobrolnya nanti saja mas,” ucapnya via pesan Whatsap.

Sekedar informasi, adapun enam tuntutan Masyarakat Bufferzone Menggugat antara lain :

1. Membuka secara transparan kepada masyarakat Kota Bontang. Khuss masyarakat bufferzone mengenai berapa jumlah alokasi dana yang digelontorkan khususnya untuk masyarakat bufferzone

2. Memprioritaskan dana CSR untuk kesejahteraan masyarakar bufferzone

3. Memasang indikator udara di area Bufferzone (Lok Tuan, Guntung, Sidrap) sebagai media masyarakat untuk mengecek secara langsung ambang batas polusi udara. Yang dimana bentuk pengawasannya dibentuk tim independen

4. Memberikan fasilitas medikal check up gratis, serta vitamin dan susu gratis setiap tiga bulan sekali kepada masyarakat bufferzone yang terpapar langsung dengan polusi amoniak

5. Memberikan pelayanan kesehatan gratis per RT Secara Berkelanjutan

6. Membentuk tim khusus rehabilitasi area pesisir akibat tumpahan batu bara di area boiler PT Pupuk Kaltim

Penulis : Ahmad Nugraha

Tags

Related Articles

Back to top button
Close