Connect with us

Bontang

Warga Api-Api Sindir Pemerintah Belum Tuntas Tangani Banjir, Begini Tanggapan Lurah

Published

on

BEKESAH.co- Kerap terendam banjir, salah satu warga Kelurahan Api-api melayangkan protesnya. Dirinya menyindir pemerintah yang belum tuntas mengatasi banjir.

“Belum ada kerja nyata dari pemerintah soal banjir ini. Pejabat hanya ngomong doang di media. Tapi faktanya makin parah,” ucap Muhammad Arisaldi, Kamis (4/3/2021).

Dirinya mengungkapkan banjir sudah menggenangi rumahnya Kamis (4/3/2021) pagi. Di dalam rumah Saldi tingginya mencapai mata kaki, sedangkan bagian depan rumahnya sudah selutut.

“Saya berharap pemerintah mensiasati dulu, solusi jangka pendek untuk titik-titik tertentu yang sering kebanjiran. Melakukan normalisasi dan penurapan, khususnya tempat saya ini,” ujarnya.

Advertisement

Sementara itu, dikonfirmasi ke pihak kelurahan. Lurah Api-Api Andiga Mufti mengatakan pihaknya dan dinas terkait sudah melakukan upaya untuk meminimalisir banjir di daerahnya. Melakukan normalisasi sungai dan membangun turap.

“Selalu kita upayakan, mulai tahun 2019 lalu. Kan tidak bisa langsung 100 persen, kita menyesuaikan anggaran juga,” katanya saat ditemui Bekesah.co.

Hingga saat ini, pihaknya dan dinas terkait setidaknya sudah membangun turap sepanjang 2,7 kilometer dari total 4 kilometer yang harus dibangun. Tinggi turap yang dibangun bervariasi, mulai 3-5 meter.

“Sisa 1,3 kilometer lagi. Mulai dari perempatan Bontang Kuala sampai Jalan Tomat,” terangnya.

Advertisement

Diketahui, dari 42 RT yang ada di Kelurahan Api Api, setidaknya 13 RT yang tergenang banjir. Adapun lokasinya di antaranya, Jalan Ahmad Yani, Jalan Pattimura, Jalan Imam Bonjol, Jalan Bulutangkis, Bontang Permai, belakang X-tyos dan beberapa titik lainnya.(*)

Penulis : Maimunah Afiah

Baca Juga  Utang BUMN Tembus Rp 1.500 T, Masih Aman?