Connect with us

Nasional

Tarif Listrik Bulan April Berubah ? Ini Kata Menteri ESDM

Published

on

BEKESAH.co, Bontang – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengungkapkan rencana penyesuaian tarif listrik atau tarif adjustment untuk bulan April mendatang masih dalam pembahasan. Sehingga ia belum dapat memastikan apakah tarif listrik bakal mengalami kenaikan atau justru sebaliknya.

“Ini udah dibahas, ini tinggal diangkat lagi untuk keputusannya,” kata Arifin singkat saat ditemui di Gedung Kementerian ESDM, Jumat (17/3/2023).

Sebelumnya, Direktur Jenderal Ketenagalistrikan (Dirjen Gatrik) Kementerian ESDM, Jisman P. Hutajulu mengatakan dalam waktu dekat pemerintah bakal mengumumkan apakah tarif listrik bulan April mengalami kenaikan atau justru mengalami penurunan. Namun ia tak merinci secara pasti kapan pengumuman tersebut akan dilakukan.

“Ditunggu saja pengumuman resminya. Sabar menunggu saja ya,” kata Jisman, Selasa (14/3/2023).

Advertisement

Seperti diketahui, tarif adjustment listrik merupakan ketentuan harga listrik yang dievaluasi tiap tiga bulan sekali. Ketentuan mengenai naik atau tidaknya tarif dasar listrik dalam tarif adjustment itu sesuai dengan formula.

Diantaranya, kurs Rupiah terhadap Dollar Amerika Serikat (AS), harga rata-rata minyak mentah Indonesia (ICP) dan harga patokan batu bara.

Seperti diketahui, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan tarif listrik periode Januari-Maret 2023 untuk 13 (tiga belas) pelanggan non subsidi per 1 Januari sampai dengan 31 Maret 2023 tidak mengalami perubahan.

Hal ini dilakukan sebagai upaya mempertahankan daya beli masyarakat dan mempertimbangkan kondisi saat ini. Terutama yang belum mendukung untuk melanjutkan penerapan tariff adjustment.

Advertisement

Dapatkan update informasi Bekesah.co seputar Bontang dan Kalimantan Timur dengan bergabung di Whatsap grup ini. Cukup klik link di bawah ini 

https://chat.whatsapp.com/L4DcfLR9YvdDkNKiF2cCPG

 

 

Advertisement
Baca Juga  Fix! Seluruh Masyarakat Indonesia Dilarang Mudik