Connect with us

Bontang

Takut Kecolongan, Keluarga Pasien Positif Covid-19 Diisolasi di Hotel Eks Oak Tree

Published

on

BEKESAH.co– Dianggap berisiko tinggi terinfeksi corona virus disease 2019 (Covid-19), 11 pasien berstatus Orang Tanpa Gelaja (OTG) diisolasi di Hotel Grand Mutiara (eks. Hotel Oak Tree) terhitung sejak Minggu (19/4/2020) hari ini.

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni menyebut, 11 OTG tersebut merupakan keluarga dari 4 pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19. Mereka dianggap berisiko tinggi tertular, lantaran ada kontak erat dengan pasien positif meskipun hasil rapid test menunjukkan negatif.

“Kita nggak mau kecolongan. Ada yang hasil rapid test-nya negatif tapi hasil test swab malah positif. Jadi yang kami isolasi di Grand Mutiara saat ini adalah istri dan anak dari pasien positif klaster Gowa,” ungkap Neni.

Keputusan pemisahan 11 OTG itu diambil untuk mengantisipasi adanya pasien yang berstatus OTG tidak disiplin menjalankan masa isolasi mandiri di rumah masing-masing.

“Karena kalau keluarga masih tingga di rumah, takutnya tidak taat isolasi. Masih keluyuran kemana-mana. Ini yang kita khawatirkan. Kalau di Grand Mustika kan sudah ada petugas yang jaga, jadi nggak bisa kemana-mana,” ucapnya.

Untuk selanjutnya, kata Neni, semua pasien yang hasil rapid testnya negatif akan di karantina di hotel yang berlokasi di Jalan Arif Rahman Hakim.

“Kalau yang rapid test positif, langsung dirawat di RSUD Bontang (Taman Husada),” pungkasnya.

Untuk diketahui, Pemkot Bontang telah menetapkan Hotel Grand Mutiara sebagai gedung isolasi khusus bagi pasien OTG maupun ODP. Wali Kota Neni mengatakan ada 100 kamar yang disediakan untuk menampung pasien yang berpotensi terpapar Covid-19.(*)

Advertisement

 

Penulis : Maimunah Afiah

Continue Reading
Advertisement

2022 © Bekesah.co