Connect with us

Ekonomi

Tak Semanis Rasanya, Harga Gula Pasir di Bontang Masih Bertahan di Rp 18 Ribu

Published

on

BEKESAH.co– Harga gula pasir saat ini tak semanis rasanya. Harga gula pasir di Kota Bontang terpantau mencapai Rp 18 ribu, bahkan ada beberapa pengecer yang menjual Rp 20 ribu per kilogramnya.

Padahal, pasokan gula tak terganggu di masa pandemi Covid-19. Hal itupun diakui Kepala Bidang Ketahanan Pangan, Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian Kota Bontang, Debora Kristiani.

Hasil pemantauan pada 4 April 2020, ia menyebut kebutuhan masyarakat tiga bulan terakhir sebesar 240,10 ton. Sedang persediaan gula di Kota Bontang yang masuk pada Januari-Maret tercatat sebanyak 695,78 ton. Ia menaksir, stok gula aman hingga 5 bulan ke depan.

“Informasi dari pedagang dan distributor, dari produsen gula harganya sudah melonjak. Mungkin karena impor gula berkurang,” ujar Debora saat dihubungi Bekesah.co, Senin (6/4/2020).

Kekurangan pasokan gula impor, lanjutnya, disebabkan keterlambatan pemerintah pusat untuk menyetok persediaan. Sehingga untuk memenuhi kebutuhan, produsen terpaksa menaikkan kapasitas produksi.

“Akibatnya ada peningkatan biaya produksi dan harga jual,” terangnya.

Kendati demikian, pemerintah akan menjamin ketersediaan pangan di Kota Bontang dan ia mengimbau masyarakat agar tidak panic buying.

” Ikuti imbauan pemerintah, jangan panik. Belilah pangan sesuai kebutuhan keluarga,” tutupnya.(*)

Advertisement

Penulis : Maimunah Afiah

Continue Reading
Advertisement

2022 © Bekesah.co