Trending

Tak Punya Gedung Uji KIR, Dewan Sentil Bapelitbang Bontang

BEKESAH.co — Anggota Komisi III, Faisal menyentil Badan Perencanaan dan Penelitian Pembangunan Daerah (Bapelitbang) Bontang, lantaran pembangunan gedung KIR tak kunjung terealisasi.

Akibatnya, PAD dari aktivitas gedung KIR terpaksa musnah. Padahal, Dinas Perhubungan (Dishub) Bontang sudah mengajukan dari tahun 2016. Namun rancangan anggaran tersebut tidak diindahkan oleh pihak terkait.

“Saya salahkan Bapelitbang saat ini, dulu ada anggaran kenapa tidak dibangun gedung KIR,” katanya, Selasa (13/4/2021).

Sebagai koordinator pembangunan, kata Faisal, Bapelitbang seharusnya melihat gedung KIR ini juga masuk skala prioritas karena sifatnya urgen dan mendesak.

Masyarakat Bontang harus keluar kota untuk melakukan uji KIR. Dana yang harus dikeluarkan pastinya lebih banyak. Seharusnya cuman mengeluarkan biaya sebesar Rp 80 ribu, karena di luar kota bisa sampai jutaan.

“Belum biaya bahan bakarnya, biaya penginapan, makan, atau ada biaya tipnya, banyak sekali biaya yang dikeluarkan. Kasihan masyarakat,” ujarnya.

Dirinya pun mendesak agar pembangunan gedung KIR harus terealisasi ditahun 2022. Dia berjanji akan berjuang agar usulan tersebut bisa tercapai.

“Itu harus dipikirkan, ini prioritas. Saya tidak mau mendengar lagi alasan apapun. Harus tahun 2022, bagaimana pun caranya,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bapelitbang Amiruddin Syam mengatakan dalam melakukan pembangunan, pemerintah melihat skala prioritas. Selain itu Bontang sangat bergantung pada dana perimbangan.

Sehingga ada 3 hal yang menjadi fokusan di antaranya, pemulihan ekonomi, kesehatan terkait vaksinasi, jaring pengamanan sosial.

“Itu amanah dari pemerintah pusat, karena kita masih bergantung, kalau tidak dituruti maka kita akan kenak pinalti,” terangnya.

Terkait pembangunan gedung KIR, Amir belum bisa memastikan. Sebab perlu ada pembahasan lebih lanjut. Pembahasan itu akan dibahas setelah wali kota terpilih dilantik.

“Nanti akan kita sampaikan kondisi keuangan kita seperti ini, kemudian ini loh yang menjadi skala prioritas di Kota Bontang. Termasuk, janji-janji politik beliau, yang juga harus kita akomodir. Tapi tidak bisa kita semuanya langsung akomodir pada tahun pertama,” jelasnya.

Penulis : Maimunah Afiah

Tags

Related Articles

Back to top button
Close