Connect with us

Bontang

Sekolah Diliburkan, Orang Tua Kewalahan Anak Diberi PR Saja

Published

on

BEKESAH.co– Penerapan belajar di rumah sejak corona virus disease 2019 (Covid-19) merebak di Indonesia mulai dikeluhkan orang tua siswa. Pasalnya, sejak diberlakukan pada 18 Maret lalu, siswa hanya dibebankan pekerjaan rumah (PR) yang dikirim melalui aplikasi pesan WhatsApp (WA).

Hasni, seorang ibu dengan 3 orang anak ini mengaku kewalahan mendampingi anak-anaknya yang masih duduk di bangku SD.

“Agak ribet gitu. Apalagi dampingi yang kelas 1 dan 3, yang kelas 1 sedikit rewel, kalau yang kelas 5 alhamdulillah kakaknya paham aja,” terang Hasni kepada Bekesah.co.

Hasni yang kesehariannya berjualan di pasar, hanya bisa mendampingi buah hatinya mengerjakan tugas selepas salat magrib dan makan malam. Terkadang, anaknya maupun dirinya menjumpai beberapa soal yang tidak dimengerti.

“Kakaknya yang kelas 5 kalau paham dia bantuin. Kadang juga saya hubungi gurunya,” ungkap Hasni.

Hal serupa juga dialami Masnia. Memiliki 4 orang anak, dua di antaranya duduk di bangku kelas 2 dan 5 SD.

Selama aktivitas belajar mengajar di sekolah diliburkan sementara hingga 4 April mendatang, anak-anaknya hanya diberikan tugas melalui aplikasi pesan WA.

“Setiap malam diberi tugas lewat WA aja. Gurunya tinggal foto tema berapa dan halaman berapa yang dikerjakan. Setelah dikerjakan, dikirim lagi ke gurunya lewat WA. Nilanya nanti di chat sama gurunya,” ujar Masnia.(*)

Advertisement

 

Penulis : Maimunah Afiah

Continue Reading
Advertisement

2022 © Bekesah.co