Connect with us

Bontang

Sampah Bontang Masih Numpuk, Walikota Neni Tekankan Bijak Pakai Kresek

Published

on

BEKESAH.co– Sampah masih menjadi permasalahan pelik di Indonesia, tak terkecuali Kota Bontang. Dalam sehari, TPST Bessai Berinta bisa mengangkut sampah rumah tangga lebih dari 10 ton. Mirisnya, 90 persen di antaranya, merupakan sampah residu, yang tak dapat di daur ulang. Artinya, akan menumpuk saja di TPST.

Lalu upaya seperti apa yang harus dilakukan untuk mengurangi sampah di kota bersemboyan Kota Taman ini?

Jelang Hari Sampah Nasional yang diperingati 21 Februari mendatang, Komunitas Peduli Sampah menggelar seminar yang mengajak stakeholder dalam percepatan pencapaian kebijakan strategi daerah (Jakstrada) untuk mengelola sampah sejenis sampah rumah tangga.

Walikota Bontang Neni MOerniaeni foto bareng Finalis Duta Sampah 2020 (Ismail/ Bekesah.co)

Secara resmi, kegiatan tersebut dibuka Walikota Bontang Neni Moerniaeni dan dihadiri sebanyak 170 peserta dari komunitas pegiat lingkungan dan stakeholder di Kota Bontang.

Walikota Neni menekankan untuk bekerja keras demi membebaskan kota gas dan kondensat ini dari sampah plastik. Ia juga mengingatkan peserta agar lebih bijak menggunakan sampah plastik.

“Sampah plastik tidak bisa dilepas dari manusia. Setiap harinya kita belanja mulai dari sayuran, buah-buahan, dan makan siap saji, semuanya menggunakan plastik,” tutur Neni dalam sambutannya di Pendopo rumah jabatan walikota, Selasa (18/02/2020).

Sementara, Ketua Komunitas Peduli Sampah Kota Bontang, Muhammad Saipul didampingi Ketua Panitia Pelaksana Reswan Ananda menjelaskan, seminar tersebut merupakan salah satu rangkaian kegiatan memperingati Hari Sampah Nasional.

Ada lima unsur yang disasar dari kegiatan itu. Yakni, pemerintah, pelaku wiraswasta, perusahaan, akademisi, serta masyarakat. Harapannya agar bisa duduk bareng menyatukan langkah membangun sinergitas bersama untuk pengelolaan sampah.

“Beberapa acara lain juga akan dihelat, seperti aksi bersih-bersih sampah di Kelurahan Lok Tuan pada 21 Februari, dilanjut acara puncak yakni pemilihan finaslis Duta Sampah 2020 pada 22 Februari,” terangnya.

Advertisement

Penulis : Ismail Usman

 

2022 © Bekesah.co