Connect with us

Headline

Sadis, Leher Mertua Sekda Lamongan Ditusuk-tusuk Hingga Tewas

Published

on

BEKESAH.co – Gara-gara sakit hati, Sunarto (44) warga Dusun Boyo Desa Sonoadi Kecamatan Karanggeneng Kabupaten Lamongan tega membayar pembunuh bayaran untuk menghabisi nyawa Rowaeni, ibu mertua Sekretaris Daerah (Sekda) Lamongan Yuhronur Efendi.

Imam Winarto, sang eksekutor yang dibayar Rp 200 juta membunuh Rowaeni dengan sadir. Leher wanita berusia 68 tahun itu ditusuk-tusuk menggunakan pisau pusaka.

Kepolisian Resor Kabupaten Lamongan, Jawa Timur sudah membekuk pelaku pembunuhan, kemudian dikembangkan dan menangkap otak pembunuhan.

“Setelah melalui proses panjang penyelidikan secara intensif, kasus pembunuhan ibu mertua Sekda akhirnya kami ungkap,” kata Kapolres Lamongan, AKBP Harun dalam keterangan persnya kepada wartawan di Lamongan, Selasa (11/2/2020).

Harun mengatakan, pengungkapan kasus diawali setelah polisi membekuk pelaku atau eksekutor pembunuhan, kemudian dikembangkan dan menangkap otak pembunuhan.

“Motif otak pelaku dalam kasus ini adalah sakit hati, kemudian menyuruh Imam Winarto (37) sebagai eksekutor dengan imbalan Rp 200 juta,” ungkap Harun yang pernah menjabat sebagai penyidik KPK ini.

Harun mengatakan, kemudian tersangka merencanakan pembunuhan terhadap korban dengan menyewa pembunuh bayaran.

“Eksekutor Imam Winarto menerima uang awal Rp200 ribu sebagai tanda jadi, dan sisanya akan dibayar setelah berhasil membunuh korban,” ujarnya. (*)

Advertisement

 

 

Sumber: Antara

2022 © Bekesah.co