Connect with us

Bontang

Rencana Rapid Test Massal Warga Bontang Terhambat

Published

on

BEKESAH.co – Rapid test massal yang dicanangkan Pemerintah Kota Bontang terpaksa ditunda.

Keterbatasan stok alat rapid test pada distributor menjadi ihwal penundaan yang sebelumnya ingin digelar lebih awal sesuai jadwal

Wali Kota Bontang Neni Moerneaini mengatakan, alat rapid test yang telah dipesan jauh hari sebelumnya hingga kini belum sampai ke tangan Pemkot Bontang.

“Sudah jauh-jauh hari kami pesan tapi alat rapidnya belum ada,” sebut Neni dalam video conference bersama media terkait perkembangan status terbaru Covid-19, Kamis (23/4/2020).

(Baca: 3 Warga Bontang Lagi-lagi Dinyatakan Positif Corona, 26 Orang Masih Tunggu Hasil Swab)

Sesuai aturan yang ada, pengadaan alat rapid test yang bersumber dari keuangan pemerintah daerah harus melalui atau memesan langsung ke pihak distributor.

“Sedangkan kalau distributor memang lama karena semua daerah pesan juga jadi harus ngantri,” kata Neni.

Pada pemberitaan sebelumnya, diketahui Pemkot Bontang memesan 1.000 rapid test yang akan diujikan kepada paling tidak 500 orang. Prosedur penggunaan rapid test minimal sebanyak dua kali diperlukan untuk mendeteksi dini potensi sebaran dan penularan Covid-19.

Advertisement

Penulis: Ismail Usman

2022 © Bekesah.co