Connect with us


Bontang

Ratakan Bantuan Rp 500 Ribu, Penerima PKH Bakal Dapat Tambahan dari Pemkot Bontang

Published

on

BEKESAH.co– Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang bagi warga miskin baru terdampak corona virus disease 2019 (Covid-19) sempat disoal. Latarannya jumlahnya lebih besar ketimbang bantuan rutin yang diberikan pemerintah pusat, salah satunya Program Keluarga Harapan (PKH).

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Pemkot Bontang, Aguswati mengatakan, dana sokongan bagi penerima PKH memang berbeda-beda. Tergantung kategori kondisi kepala keluarga yang dibantu, yang sudah diatur dala Keputusan Direktur Jenderal Perlindungan Sosial Nomor 02/3/BS.02.01/4/2020.

“Jadi ada 7 kategori penerima bantuan PKH. Ada kategori ibu hamil atau nifas dan anak usia 0-6 tahun, bantuan yang didapatkan sebesar Rp 250 ribu. Kategori pendidikan anak SD/sedrajat sebesar Rp 75 ribu, kemudian kategori pendidikan SMP/sederajat Rp 125 ribu,” paparnya saat dihubungi Bekesah.co, Jumat (1/5/2020).

Advertisement

Lebih lanjut, untuk kategori pendidikan SMA/sederajat akan memperoleh bantuan sebesar Rp 166 ribu. Sedang kategori penyandag disabilitas berat dan lanjut usia dijatah Rp 200 ribu.

Lantaran besaran untuk BLT dari Pemkot Bontang lebih besar, yakni Rp 500 ribu, kata dia, Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mengambil keputusan sendiri atau diskresi pemerataan bantuan di tengah pandemi.

“Wali Kota melakukan diskresi, agar warga yang menerima bantuan dari pusat di bawah Rp 500 ribu, akan ditambah bantuannya melalui APBD Bontang. Sehingga terjadi pemerataan,” ujarnya.

Hanya saja, dikarenakan bantuan bersumber dari dua anggara, yakni APBDBontang dan APBN, ada perbedaan waktu penyaluran.

Advertisement

“Untuk yang bersumber dari APBD Bontang kan sudah mulai didistribusikan ke warga. Tetapi bantuan dari pusat belum turun. Jadi menimbulkan kesan ada yang dapat bantuan ada yang tidak. Padahal ini soal waktu saja,” pungkasnya.(*)

 

Penulis :  Maimunah  Afiah

Advertisement