Connect with us

Bontang

Ramai di Facebook, Anak Meninggal karena Corona ?

Published

on

BEKESAH.co – Jagad maya di jejaring  Facebook sontak gempar dengan munculnya kabar anak usia delapan tahun meninggal akibat terinfeksi Covid-19. Dari penulusuran media ini, anak tersebut kini dimakamkan di TPA Bontang Lestari.

Lantas bagaimana ceritanya ? berawal dari sebuah postingan yang tersebar ke grup-grup whatsap. “Rumah sakit RSIB d ttup sementara,ada anak balita 8thun lbih ud positif covid 19,selama 16 hari dia ud drawat dRSIB,tapi keluhannya kmren sakit gagal ginjal dan datanya plsu bilang klo dia gk ad prjalan keluar kota,padhl kdua org tuanya dr jkt, krna ud 16 hari drawat DRSIB dan krna harus dfentilator jd drjuk k RSUD,dRSUD dtest positif,semua perawat yg kontak langsung dgn pasien positif diisolasi dan dokter yg menanganinya,” berikut petikan dari kabar awal yang diterima redaksi BEKESAH.co, Kamis, 23 April 2020.

Tidak lama berselang, muncul bantahan dari akun resmi Rumah Sakit Islam Bontang (RSIB) Yabis, dalam postingan bertuliskan klarifikasi itu berbunyi : “Sehubungan dengan beredarnya informasi terkait Pasien PDP Covid-19 dengan Rapid Test dinyatakan positif yang menyatakan RS Islam Bontang “lalah” TIDAK BENAR.

Disampaikan bahwa pasien tersebut masuk pada tanggal 6 April 2020. Pihak RS Islam Bontang telah melakukan screening sesuai prosedur di Lobby Pintu Masuk, Poli Rawat Jalan, dan Poli Rawat Inap dan menanyakan Riwayat Perjalanan Pasien atau orang tua pasien ke luar kota. Namun, informasi yang kami dapat dari orang tua ialah tidak ada riwayat perjalanan ke luar kota.

Sampai dengan pasien tersebut dirawat selama 18 hari. Pada 23 April 2020. Dalam situasi pandemi ini, KEJUJURAN menjadi satu acuan penting untuk dipahami bersama.

Demikian kami sampaikan. Mohon untuk bijaksana dalam menerima dan menyebarluaskan informasi yang diperoleh dari berbagai sumber,” tulis Manajemen RSIB.

Klarifikasi manajemen RSIB.

Redaksi BEKESAH.co kemudian mengonfirmasi pihak RSIB Bontang. Kendati dari hasil percakapan via whatsap,  tidak banyak informasi yang digali. “Kami enggak bisa nepis info yang udaa beredar di publik, walau kami tau itue nggak sepenuhnya benar. Untuk klarifikasi awal sudah management kami buat semalem kak terkait kenapa rs kami ngerujuk pasien yang udaa 18 hari ranap,” tulis Humas RSIB.

Sementara Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni, membenarkan kabar tersebut. Namun, Politisi Partai Golkar itu hanya mengatakan dari hasil rapid test, pasien yang dirawat di RSIB benar dinyatakan positif.  “Bunda belum dapat informasi.  Hanya lihat di status,” katanya.

Dia menjelaskan, Pemkot Bontang juga menyediakan tempat pemulasaran jenazah bila ada pasien  yang terindikasi swab positif atau rapid positif yang swab nya menunggu hasil.

Advertisement

Hingga berita ini diterbitkan, redaksi BEKESAH.co masih menunggu informasi resmi dari Tim Gugus Percepatan Covid Center-19 Bontang, dan RSIB Bontang.

Artikel ini telah tayang dengan judul “Satu Pasien Rapid Test Positif di Bontang Meninggal”. Telah diganti “Ramai di Facebook, Anak Meninggal karena Corona ?” karena kami memahami ada kekeliruan mengenai informasi yang belum terkonfirmasi soal pasien itu positif atau tidak dari tim gugus.

 

 

Penulis  : Ahmad Nugraha

2022 © Bekesah.co