Connect with us

Korporasi

PT KPI dan Dinkes Launching Aksi Bergizi, Tekan Stunting di Bontang

Published

on

Launching Aksi Bergizi PT KPI dan Dinkes Bontanh dalam rangka penurunan angka stunting.

BEKESAH.co, Bontang – PT Kaltim Parna Industri (KPI) bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Bontang melaunching Aksi Bergizi di Pendopo Rumah Jabatan Walikota, Kamis (26/1/2023). Kegiatan ini merupakan komitmen perusahaan mengoptimalkan penanganan asupan gizi untuk mencegah stunting atau anak-anak yang mengalami kekerdilan akibat gagal tumbuh.

Budi Hermawan, mewakili Direksi PT KPI mengatakan, sejak 2020 pihaknya sudah bermitra dengan Dinkes Bontang dalam percepatan penurunan stunting.

“Lesson learned dari kemitraan yang sudah memasuki usia keempat ini upaya efektif untuk penurunan stunting melakukan pencegahan,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, PT KPI berkomitmen untuk terus mendukung berbagai upaya pencegahan stunting dan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat khususnya kepada remaja.

Advertisement

Hal ini dibuktikan KPI melalui kerjasama dengan Puskesmas Bontang Barat yang menginisiasi gerakan pencegahan stunting remaja melalui program Cegah Remaja Putri Anemia (CERIA).

“Turut berbangga bahwa program yang selama ini sudah dijalankan berada pada koridor yang benar dan perlu terus dikembangkan. Dari satu sekolah menjadi 2 sekolah, 3 sekolah, dan hari ini akan dicanangkan gerakan aksi bergizi di seluruh sekolah di Kota Bontang,” terangnya.

Selain stunting, kata dia Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) diyakini menjadi solusi efektif dalam menghadapi pergeseran pola penyakit (transisi epidemiologi) dari penyakit menular menjadi penyakit tidak menular. Penyakit tidak menular yang dulu identik terjadi pada orang tua sekarang bergeser kepada kelompok usia remaja.

Dengan harapan, semakin banyak remaja melakukan praktik baik untuk hidup sehat, bugar dan lebih produktif.

Advertisement

“Kami berharap dengan Pencanangan Aksi Bergizi Kota Bontang dan Sehati Bersama Gegas Mitra KPI Berdaya Bontang Barat2, kegiatan terus berlanjut ke sekolah-sekolah yang ada di Kota Bontang,” ungkapnya.

Baca Juga  Kelompok Tani Sabar Menanti Panen Raya Jagung 7 Ton

Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Bontang Basri Rase, mengapresiasi komitmen PT KPI sebagai mitra pemerintah dalam rangka mengentaskan angka stunting yang cukup tinggi di Bontang.

Menurutnya pencegahan sedini mungkin bakal berdampak bagi generasi masa depan Kota Taman. Semakin sehat tumbuh kembang generasi muda, maka masa depan Kota Bontang akan ikut cerah.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bontang dr Toetoek Pribadi Ekowati mengungkapkan, kegiatan germas dan aksi bergizi merupakan intervensi sektor hulu dengan sasaran adalah anak sekolah dan remaja putri. Diharapkan remaja putri menerapkan gaya hidup sehat agar tidak anemia dan mampu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan mengatasi masalah gizi menjadi geneasi sehat dan produktif, seperti kita ketahui remaja merupakan SDM yang harus dilindungi karena potensinya besar dalam upaya pembangunan kualitas bangsa dimasa yang akan datang.

Advertisement

“Dengan melaksanakan program ini insya Allah sasaran target capaian 14 persen stunting pada tahun 2024 dapat tercapai,” harapnya

Lebih lanjut dia mengatakan, remaja putri sebagai calon ibu yang akan melahirkan generasi bangsa, anemia menyebabkan tingginya resiko melahirkan Berat Badan Lahir Rendah yang mempunya kualitas hidup tidak optimal dimasa akan datang. Kasus anemia erat kaitan dengan konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) khususnya pada remaja putri dan ibu hamil. Oleh karenanya remaja putri sebagai calon ibu harus sehat dari anemi agar dapat melahirkan generasi penerus bangsa yang unggul dan cerdas.

“Remaja diharapkan dapat menjalankan perilaku hidup sehat, termasuk konsumsi makanan bergizi seimbang,” terangnya.

Kata dia, mengingat begitu kompleksnya masalah stunting, maka pencegahan stunting perlu dilakukan bersama antara pemerintah dan non pemerintah secara komprehensif.

Advertisement
Baca Juga  VIDEO: PKT Perbarui Pabrik Amonia untuk Tekan Emisi

“Oleh karenanya diharapkan dengan aksi bergizi ini semua unsur terkait dari unsur masyarakat, dunia usaha dan pemerintah ( unsur tim Pembina UKS UKS /, Dinas Pendidikan,Kementerian Agama,Dinas KEsehatan dan Bagian Kesejahteraan Sekertariat darah) harus terlibat dan berkominten, saling mendukung dan berkolaborasi dengan baik untuk membangun kesehatan dan kesejahteraan remaja dalam mencegah lahirnya generasi stunting dan menciptakan kualitas individu remaja sebagi asset penerus bangsa menuju Bontang sehat. sehingga dimasa akan datang lahir generasi penerus yang sehat, berkualitas dan bebas dari stunting,” tandasnya.

“Terima kasih kepada semua unsur terkait terutama PT KPI yang telah berkomitmen untuk mendukung percepatan penurunan stunting di Kota Bontang Mari bersama sama menjaga dan memberi perhatian kepada generasi penerus kita terutama anak remaja putri,” pungkasnya.