Connect with us

Bontang

PJJ Lebih Baik Beri Pulsa Gratis Ketimbang Disiarkan di TV

Published

on

BEKESAH.co– Wacana belajar melalui siaran televisi lokal dinilai tidak efisien. Pun kurang mampu memenuhi kebutuhan tiap sekolah. Hal tersebut diutarakan anggota Komisi I DPRD Bontang Abdul Haris.

Menurutnya boleh saja opsi tersebut dipertimbangkan. Namun dia sangsi semua sekolah dapat mengikuti metode itu. Yang harus diingat seluruh pihak, mata pelajaran setiap jenjang pendidikan beragam. Jumlahnya tak sedikit. Pun harus ada pembagian waktu yang jelas.

“Kalau pakai televisi lokal, berapa mampunya. Paling satu pelajaran, itu pun terbatas,” ujarnya.

Dia lebih mendorong agar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang menyediakan fasilitas kuota internet gratis bagi pelajar. Ini dinilai lebih baik. Alasannya, sekolah bisa mengatur jadwal lebih fleksibel. Sekolah dapat menyesuaikan dengan kebutuhannya masing-masing.

Advertisement

“Saya lebih condong pemberian kuota. Guru tinggal kasih tautan pembelajaran. Beres,” tegasnya.

Kemudian soal perbandingan ongkos. Antara kedua opsi yang mengemuka. Dalam hitungan sementara Disdikbud, belajar melalui televisi dinilai lebih murah.

Menanggapi itu, Abdul Haris menyebut efisiensi serta kemudahan bagi murid dan guru menjadi pertimbangan. Kata dia, selama dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) masih ada, maka bukan jadi penghalang. Terlebih Kemendikbud mengizinkan.

“Lihat manfaatnya. Boleh di televisi lokal, apa mau memenuhi itu (seluruh jadwal tayang) untuk belajar. Bukan main banyaknya sekolah di Bontang,” pungkasnya.

Advertisement

Sebelumnya, Disdikbud Bontang membeber ada dua opsi serius digodok guna mendukung pembelajaran jarak jauh (PJJ). Yakni pemberian kuota internet gratis dan belajar melalui televisi lokal.

Untuk pemberian kuota, provider penyedia sudah tersedia. Dalam paparannya kepada Disdikbud Bontang beberapa waktu lalu, provider siap memberi potongan hingga 50 persen dari kuota harga reguler.

Baca Juga  Lokasi Pemakaman Jenazah Covid-19 Dikatakan Tebang Pilih

Estimasi anggaran dibutuhkan untuk menyediakan kuota bagi 27.414 pelajar SD-SMP di Bontang membutuhkan dana Rp 1 miliar lebih. Itu untuk satu bulan. Untuk sumber dana, pemberian kuota kemungkinan bakal menggunakan BOS. Bila belajar melalui televisi dipilih, sumber dana berasal dari APBD. (*)

Advertisement