Connect with us

Bontang

Penyakit Terbanyak Diderita Orang Bontang: Tidak Santai

Published

on

BEKESAH.co – Coba tebak, penyakit apa yang paling banyak diderita orang Bontang? Darah tinggi. Angkanya mencapai 13.648 orang selama 2019 lalu. (Masih mau makan bale rakko’ banyak-banyak?)

Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bontang Serly menuturkan, untuk untuk kategori penyakit tidak menular, hipertensi merupakan penyakit paling banyak yang diidap warga Bontang dari pada penyakit lainnya.

“Meski bukan merupakan penyakit menular, namun hipertensi tergolong penyakit yang berbahaya,” ujar Serly, Rabu (11/03/2020).

Hipertensi lebih dikenal masyarakat awam dengan penyakit darah tinggi. Di mana tekanan darah berada pada nilai 130/80 mmHg atau lebih. Apabila dibiarkan, kondisi tersebut dapat berbahaya karena jantung dipaksa memompa darah lebih keras ke seluruh tubuh.

Sehingga dapat berimbas pada timbulnya berbagai penyakit, seperti gagal ginjal, stroke, dan gagal jantung bahkan bisa menyebabkan kematian.

(Baca: Ada 655 Kasus DBD Sepanjang 2019 di Bontang, Mesti Tetap Waspada)

“Penyakit tidak menular saat ini mulai mengancam. Terutama dengan tingginya angka penderitanya adalah hipertensi,” ungkap Serly.

Adapun beberapa pemicu resiko penyakit ini, antara lain bisa karena kelelahan, diabetes, asam urat, obesitas, kolesterol tinggi, Penyakit ginjal, kecanduan alkohol, faktor keturunan. (*)

Advertisement

Berikut 10 penyakit terbanyak yang diderita masyarakat Kota Bontang tahun 2019*:

  1. Hipertensi (Essential Hypertension) : 13.647 jiwa
  2. Flu/ Salesma (Acute Nasioharyngitis) : 6.272 jiwa
  3. Infeksi saluran pernapasan (Acute upper respiratory infection) : 5.820 jiwa
  4. Nyeri perut atas (Dyspepsia) : 5.192 jiwa
  5. Diabetes mellitus tipe 2 : 4.318 jiwa
  6. Radang gigi (Necrosis of pulpa) : 2.578 jiwa
  7. Diabetes mellitus tipe 1 : 2.249 jiwa
  8. Radang tenggorokan (Acute pharyngitis) : 1.958 kiwa
  9. Nyeri Otot (Myalgia) : 1.312 jiwa
  10. Infeksi usus atau perut (Diarrhoea and Gastroenteritis) : 1.255 jiwa

*Sumber: Dinas Kesehatan Kota Bontang

Penulis: Ismail Usman

2022 © Bekesah.co