Connect with us

Bontang

Pemuda HOP Semprot Disinfektan Rumah Ibadah dan Area Pemukiman

Published

on

BEKESAH.co – Forum Pemuda Pemudi HOP (FPPH) Kota Bontang tak ketinggalan melakukan aksi penyemprotan fasilitas umum dan kawasan pemukiman warga di area HOP Komplek PT Badak dengan disinfektan, Kamis (2/4/2020).

Aksi FPPH tanggap corona ini direncanakan bertahap. Kamis kemarin sejumlah fasum seperti Pujasera Danau HOP I, Pujesara HOP Mart, Pos HOP I hingga HOP VI, Masjid Darusallam dan Masjid Al-Falah.

“Selebihnya berdasarkan permintaan warga yang rumahnya ingin disemprot disinfektan,” kata Ketua FPPH Rusdyannur.

Ia menjelaskan FPPH menugaskan empat anggota beserta empat unit alat semprot dalam giat ini. Dua alat semprot merupakan sumbangan dari anggota forum, satu unit dari pinjaman RT dan satu lainnya pinjaman Rujab Wali Kota Bontang.

Area perumahan HOP, disebutnya sebagai salahsatu kawasan rentan penyebaran lantaran mayoritas pemilik maupun penghuni rumah ialah pensiunan perusahaan.  Notabene pensiunan maupun pasangannya berusia lanjut yang dianggap cukup beresiko menghadapi pandemi.

“Ya sangat rentan. Menurut informasi medis rentan terhadap virus maupun penyakit, apalagi banyak orang tua pensiunan tersebut yang kesehatannya sudah terganggu. Maka ini jadi langkah pencegahan dari kami,” ujar Rusdyannur.

Sementara itu, dirinya menilai mayoritas warga setempat disiplin dengan imbauan social distancing pemerintah untuk tetap di rumah. Didukung pula dengan edaran dari perusahaan Badak maupun pengurus yayasan pembinaan umat menunda sementara aktivitas kerohanian di rumah ibadah.

“Ditambah anjuran untuk WFH bagi pekerja juga ada. Tapi sayangnya ada saja warga yang mengindahkan. Sebaiknya perlu dapat pendekatan persuasif dan penjelasan dari pihak yang berwajib,” tuturnya.

Advertisement

Ditambahkan Sekretaris FPPH Denny Saskin, kegiatan ini akan berlanjut pada Sabtu dan Minggu (4-5 April) mendatang. Pihaknya kini masih menunggu tambahan alat semprot maupun membuat modifikasi alat agar lebih efektif menjangkau setiap lorong atau gang di perumahan warga.

“Kami akui masih terkendala di alat semprot yang memadai untuk mengcover seluruh perumahan. Setiap aktivitas penyemprotan ini kami selalu berkoordinasi dengan Dinkes Bontang dalam hal SOP dan obat semprot yang sesuai regulasi standarisasi penyemprotan disinfeksi mandiri,” jelas pria yang juga mengajar di salahsatu sekolah tinggi di Bontang itu.

Keduanya berharap giat dapat berjalan lancar hingga selesai. “Semoga wabah Covid-19 ini juga segera berlalu dan semua warga bisa beraktivitas kembali,” uajrnya. (*)

Penulis: Qadlie Fachruddin

2022 © Bekesah.co