Pak RT Pusing Mulai Dikomplain Warga yang Dicoret dari Penerima BLT Rp 500 Ribu

BLT belum dibagikan, penerima nanya mulu. Pas sudah dibagikan, giliran yang nggak dapat nanya terus. Pusing kepala Pak RT

BEKESAH.co– Beberapa warga Bontang yang tersisihkan sebagai penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Rp 500 Ribu sebagai stimulan di tengah pandemi corona virus, membuat ketua RT kelimpungan.

Bagaimana tidak, bersamaan dengan penyaluran BLT pada Sabtu (25/4/2020) kemarin, warga yang dicoret mulai komplain ke ketua RT.

Hal itu dialami Sutrisno, Ketua RT 23 di Kelurahan Lok Tuan. Dari 54 kepala keluarga (KK), kata dia ada 17 KK yang dianggap tidak layak menerima BLT Covid-19.

“Jadi yang nggak dapat, komplain ke saya. Kan saya juga nggak ngerti, karena 54 KK yang saya usulkan itu memang layak mendapatkan bantuan,” keluhnya.

Sutrisno mengaku sudah menanyakan alasan konkrit kepada kelurahan, mengapa 17 warganya tidak dapat jatah BLT Covid-19. Pasalnya, ia yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, tahu betul bagaimana kondisi warganya.

“Sebagai mediator, saya sudah tanyakan ke kelurahan, apa alasannya. Tapi sampai sekarang belum ada jawaban,” ungkapnya.(*)

Penulis : Maimunah Afiah

Tags

Related Articles

Back to top button
Close