Connect with us

Mancanegara

Misi Mendarat di Bulan, NASA Buka Lowongan Astronaut

Published

on

BEKESAH.co – Mempersiapkan pendaratan di Bulan 2024 mendatang, Badan Antariksa Amerika (NASA) membuka kesempatan kepada warga negara Amerika Serikat (AS) menjadi seorang astronaut.

Administrator NASA Jim Bridenstine menyebut pihaknya akan menerima aplikasi untuk kelas astronaut Artemis mulai 2 Maret 2020. Tak hanya untuk mempersiapkan pendaratan di Bulan, kelas ini juga akan disiapkan untuk pendaratan astronaut di Planet Merah atau Mars.

“Untuk segelintir wanita dan pria yang sangat berbakat, kami akan merekrut untuk bergabung dengan astronaut kami yang lain. Kami meminta semua warga Amerika yang memenuhi syarat, silahkan melamar pada 2 Maret 2020,” tulis Bridenstine dikutip situs¬†NASA.

NASA mematok beberapa persyaratan untuk menjadi bagian dari astronaut Artemis. Di antaranya memiliki gelar Master dan Ph.D di bidang Science Technology Engineering Math. Nantinya kandidat astronaut harus melewati tes fisik luar angkasa.

“Sebagai bagian dari proses aplikasi, pelamar akan mengerjakan tes online selama dua jam. Setelah diumumkan lolos, mereka akan menghadapi tahap selanjutnya yakni meluncurkan roket dan pesawat ruang angkasa yang dikembangkan NASA untuk tinggal dan bekerja di Stasiun Luar Angkasa Internasional [ISS],” jelas Bridenstine.

Nantinya, NASA berencana memberikan tugas kepada astronaut baru terpilih untuk meluncurkan roket terbaru Space Launch System Rocket dan pesawat ruang angkasa Orion demi membawa sistem pendaratan manusia baru ke permukaan Bulan.

Misi mengirimkan astronaut Amerika kembali ke Bulan disebut memakan biaya sekitar US$20 miliar hingga US$30 miliar atau sekitar Rp287 triliun hingga Rp340 triliun.

Artemis 2024 pertama kali diumumkan oleh Wakil Presiden Amerika Mike Pence pada Maret 2019 bahwa administrasi Trump ingin mempercepat ambisi bulan NASA dan meluncurkan misi kru pertama pada 2024 bukan 2028.

Advertisement

Sejauh ini, NASA secara resmi hanya meminta tambahan US$1,6 miliar untuk Artemis, yang digambarkan oleh Bridenstine sebagai ‘uang muka’ untuk keseluruhan program. Bridenstine juga harus menang atas Demokrat yang sudah skeptis.

NASA juga berencana mengirim perempuan pertama untuk misi ke Bulan itu. Rencana ini diungkap oleh direktur komunikasi NASA Bettina Inclan.

“Orang terakhir yang berjalan di Bulan pada 1972. Belum ada perempuan yang pernah berjalan di permukaan Bulan,” ungkap Inclan.

Sejak misi pertama, AS telah mengirim 12 astronaut, kesemuanya adalah laki-laki yang mendarat di permukaan Bulan.

 

Continue Reading
Advertisement

2022 © Bekesah.co