Connect with us

Bontang

Meresahkan, 6 Pengamen ABG dari Luar Bontang Dipulangkan ke Daerah Asal

Published

on

BEKESAH.co, Bontang -Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) mengamankan 6 orang pengamen yang menggelandang di jalanan Bontang. Penjaringan ini dilakukan Satpol PP saat melakukan patroli gabungan.

Kepala Bidang Penegak Peraturan Perundang-undangan Daerah (PPUD) Eko Mashudi mengatakan keenam orang tersebut ditemukan di simpang empat Bontang Baru. Setelah diamankan, keenamnya dibawa ke rumah singgah. Keenam orang tersebut terdiri atas tiga orang laki-laki dan tiga orang perempuan.

“Yang satu kelompok mengamen itu 4 orang. Kalau dilihat dari fisiknya terlihat masih muda, tapi mereka ngakunya paling muda umur 18 tahun,” terangnya saat dikonfirmasi via telepon, Minggu (26/6/2023).

Eko melanjutkan keenam orang ini berasal dari luar Bontang. Mereka berasal dari Samarinda, Balikpapan, dan jalan poros Bontang. Diketahui mereka berpindah-pindah tempat.

Advertisement

“Menurut pengakuan mereka, mereka berkeliling. Kadang di Bontang, kadang di Sangatta kadang juga Berau. Nah di Bontang itu kadang mereka di simpang Bukit Indah, kadang di pisangan, kadang di Bontang Baru,” imbuhnya.

Selanjutnya, Eko mengatakan tindakan lanjutan yang dilakukan mereka adalah memulangkan mereka ke daerah asal. Saat diamankan, terlihat juga orang yang diduga menampung mereka selama di Bontang. Ditengarai keenamnya hendak diberi pekerjaan di salah satu perusahaan swasta.

“Orang itu hanya sebatas menampung dan memberi makan. Tadinya mau diberi pekerjaan, tapi mereka keburu ngamen. Karena ketemunya pas lagi ngamen ya kami amankan saja sesuai aturan,” sambungnya.

Eko menambahkan timnya akan terus menyisir wilayah Bontang. Mengingat hal ini ada diatur dalam Perda nomor 3 tahun 2020 pasal 18 ayat (1). Pun demikian, adanya pengamen di jalanan menggangu kenyamanan masyarakat dalam berlalu lintas. Sehingga ada laporan yang masuk.

Advertisement
Baca Juga  Angka Perceraian di Bontang Capai 470 Kasus, Istri Mendominasi Minta Pisah

“Karena mereka biasa ada di rumah makan, ada di persimpangan lampu merah. Bahkan kadang saat lampu merahnya berubah hijau pun mereka tidak bergeser. Ini kan yang pengendara terganggu. Tiap hari kami ada patroli, entah itu sore atau malam. Kalau ada yang kami dapat ya kami tertibkan,” tandasnya.

Penulis : Ananda Putri Aisyah

Dapatkan update informasi Bekesah.co seputar Bontang dan Kalimantan Timur dengan bergabung di Whatsap grup ini. Cukup klik link di bawah ini

https://chat.whatsapp.com/L4DcfLR9YvdDkNKiF2cCPG

Advertisement