Connect with us

Kaltim

Maraknya Kasus Sengketa Lahan, DPRD Kaltim Imbau Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan Penggunaan Lahan

Published

on

Ft. Ketua Komisi 1 Baharuddin Demmu/ Putri-Bekesah.co

BEKESAH.co, Samarinda – DPRD Kaltim mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya kasus sengketa lahan yang semakin mengkhawatirkan.

Ketua Komisi I dengan bijak mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terkait penggunaan lahan. Hal ini mengingat pentingnya menjaga dan mengklarifikasi status lahan untuk menghindari konflik pemilik atau hak waris yang mungkin muncul.

Ketua Komisi I Baharuddin Demmu mengungkapkan penggunaan lahan untuk kepentingan publik telah menjadi perhatian utama bagi masyarakat. Dalam konteks ini, transparansi publik penting untuk ditekankan.

“Mengingatkan persoalan mengenai penggunaan lahan untuk publik, menjadi catatan. Hal ini terkait mekanisme tahapan pembahasan lahan yang seharusnya terpublikasi dengan baik kepada masyarakat,” jelasnya.

Advertisement

Bahar mengatakan permasalahan sengketa lahan ini merupakan permasalahan masa lalu yang terus berulang dan belum dapat terselesaikan dengan tuntas.

“Selama ini ada beberapa pihak yang menggunakan lahan. Namun, pihak tersebut tidak menyampaikan kepada pemilik lahan,” ungkapnya.

Politisi Partai Amanat Nasional ini meminta kepada masyarakat untuk lebih waspada terhadap kepemilikan lahan.

“Karena yang namanya lahan itu memiliki pemilik atau hak waris. Jangan sampai ada pihak yang datang lalu mengklaim,” katanya.

Advertisement

Ia menyampaikan persoalan sengketa lahan ini bisa saja tidak terjadi. Apabila pihak-pihak yang memiliki program tersebut telah menyelesaikan persoalan penggunaan lahan dengan pihak pemilik. Seolah-olah pihak yang memiliki program tersebut mampu menyelesaikan semuanya.

“Dapat menjadi masalah kalau misalnya membuat program terhadap penggunaan lahan. Namun persoalan lahan tersebut belum terselesaikan,” tutupnya

Penulis : Putri

Dapatkan update informasi Bekesah.co seputar Bontang dan Kalimantan Timur dengan bergabung di Whatsap grup ini. Cukup klik link di bawah ini

Advertisement

https://chat.whatsapp.com/L4DcfLR9YvdDkNKiF2cCPG

Baca Juga  Mulai Besok Dilarang Bukber, Kecuali Ini