Connect with us

Bontang

Jumlah OTG Covid-19 Naik Dua Kali Lipat, Bontang Selatan Paling Banyak

Published

on

BEKESAH.co– Dinas Kesehatan (Dinkes) kembali memperbaharui data perkembangan corona virus disease 2019 (Covid-19) pada Sabtu (11/4/2020).

Yang mengejutkan, jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) meningkat dua kali lipat, dari sebelumnya sebanyak 8 orang menjadi 16 orang.

Juru bicara Gugus Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kota Bontang, Adi Permana menerangkan, penambahan OTG tersebut terkait adanya kasus konfirmasi dari kegiatan keagamaan Ijtima di Gowa, Sulawesi Selatan.

“Status pasien OTG hari ini (Sabtu) sebanyak 16 orang. Semuanya menjalani isolasi mandiri,” terang Adi.

Penambahan kasus OTG tersebut berasal dari Kelurahan Lok Tuan 2 orang, Kelurahan Belimbing dan Api-Api masing-masing 1 orang.

Advertisement

Kemudian di Bontang Lestari yang semula hanya 1 orang, kini bertambah 2 sehingga OTG di Bontang Lestari berjumlah 3 orang.

Di Berbas Tengah dan Berbas Pantai pun bertambah masing-masing 1 orang. Jadi jumlah OTG di kawasan tersebut masing-masing berjumlah 2 orang.

“Status Orang Dalam Pemantauan (ODP) juga bertambah 2 orang, sehingga total ODP saat ini sebanyak 70 orang. Empat di antaranya di rawat inap, 27 isolasi mandiri, dan 39 orang lainnya sudah selesai masa pemantauan,” tambahnya.

Status Covid-19 hampir merata di Kota Bontang. Ia pun mengimbau agar masyarakat lebih waspada dan mengikuti aturan pemerintah untuk menerapkan social and physical distancing.

“Hindari keramaian. Kalau terpaksa keluar rumah, wajib menggunakan masker,” tegasnya.

Advertisement

Untuk diketahui, sejumlah kasus Covid-19 menunjukkan tidak semua pasien terkonfirmasi positif corona mengalami gejala yang umum.

Beberapa waktu lalu, Kementerian Kesehatan menambahkan OTG dalam kategori baru dalam pedoman penanganan Covid-19.

OTG berisiko telah tertular virus dari pasien positif lantaran ada kontak erat berupa kontak fisik, berada dalam satu ruangan, maupun berdekatan dengan jarak kurang dari dua meter dengan pasien dalam pengawasan (PDP) maupun dengan pasien positif.(*)

Baca Juga  Heboh Penampakan Buaya di Loktuan, Kejar Tikus dan Sasar Kandang Ayam Warga

Penulis: Asriana

Advertisement
Continue Reading