Connect with us

Bontang

Jangan Disepelekan, Polres Bontang Bakal Tindak Tegas Warga yang Kelayapan

Published

on

BEKESAH.co– Imbauan pemerintah tetap berada di rumah dan penerapan social and physical distancing mulai diabaikan warga Bontang.

Perubahan ini terjadi selang sehari setelah Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mengumumkan pasien positif corona virus disease 2019 (Covid-19) yang dirawat di RSUD Taman Husada Bontang telah pulih, dan Bontang dinyatakan bebas kasus positif corona.

Melihat kondisi itu, Kepala Kepolisan Resort Bontang Bontang, AKBP Boyke Karel Wattimena menegaskan, hingga kini status siaga Covid-19 belum dicabut.

Anjuran untuk menghindari kerumunan masih terus digalakkan, itu artinya pihaknya akan tetap melakukan pengamanan di sejumlah tempat yang dinilai berpotensi dijadikan tempat berkumpul oleh sejumlah masyarakat.

“Imbauan setiap saat masih kita lakukan. Yang paling utama adalah kesadaran masyarakat dan pelaku usaha,” ungkap AKBP Boyke saat dihubungi Bekesah.co, Senin (6/4/2020).

“Jangan disepelekan. Kami akan menindak tegas yang masih melanggar. Masyarakat tetap harus mengikuti anjuran pemerintah sampai status siaga covid-19 berakhir,” sambungnya.

Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Ibnu Gunawan mengaku masih melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian terkait pengamanan wilayah.

“Kalau dari kami masih menunggu koordinasi dari kepolisan Bontang. Kalau ada instruksi untuk dilakukan pengamanan, maka kita akan turun ke lapangan melakukan pengamanan,” pungkas Ibnu. (*)

Advertisement

Penulis: Ismail Usman

Continue Reading
Advertisement

2022 © Bekesah.co