Connect with us

Bontang

Gara-gara Corona, 500 Kru Kapal Asing di Bontang Diperiksa

Published

on

BEKESAH.co – Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas 2 Samarinda Wilayah Kerja Kota Bontang meningkatkan pengawasan lalu lintas kapal asing yang berlabuh di sejumlah dermaga Kota Bontang. Upaya ini dilakukan setelah Pemerintah Indonesia memberlakukan kebijakan khusus menangkal potensi sebaran corona dari luar negeri.

“Sejak awal Januari sudah diperketat. Pengawasan di jalur perairan laut Bontang menjadi fokus utama,” tutur Staf KKP Kelas 2 Samarinda WK Bontang Mardiansyah dalam Konferensi Pers Dinkes Bontang, Rabu (4/3/2020).

Pertimbangan lainnya juga dikarenakan tidak sedikit perusahaan yang dalam aktivitas industri dan bisnisnya berinteraksi dengan perusahaan asing.

Pihaknya memberi perhatian khusus pada kapal asing asal negara terjangkit. Di antaranya Cina, Jepang, Taiwan, Korea dan Filipina saat ini.

“Ada banyak WNA dari berbagai negara termasuk negara yang jelas-jelas positif terjangkit virus corona. Kami bertugas untuk memastikan kru kapal yang datang bersih dari virus,” katanya.

Saat pemeriksaan, setiap kapal asing dilarang bersandar di dermaga. Pemeriksaan oleh petugas KKP
dilakukan terhadap setiap kru di atas kapal dan jauh dari dermaga.

“Jadi masih di tengah laut (pemeriksaan dilakukan). Kami larang sandar di dermaga sebelum dinyatakan bersih dan aman,” sambungnya.

Mardiansyah mengutarakan, tim yang boleh naik terdiri dari tiga personil, petugas medis, sanitasi dan petugas surveilance.

“Apabila ada kru kapal yang dilaporkan mengalami sakit seperti demam, batuk, atau sejenisnya kami langsung karantina,” kata Mardiansyah.

Advertisement

Ia menjabarkan, selama Januari 2020 pemeriksaan telah dilakukan terhadap 22 kapal asing. Sementara Februari, tercatat sebanyak 21 kapal yang telah menjalani pemeriksaan. Dalam kurun dua bulan tersebut, KKP memeriksa total 530 kru kapal.

Pemeriksaan itu meliputi lalu lintas kapal dan pelabuhan di Perairan Tanjung Laut dan Badak LNG.

“Alhamdulillah, hingga sekarang tidak ada satu pun yang kami dapatkan warga asing terjangkit virus corona,” ungkap Mardiansyah. (*)

Penulis: Ismail Usman

2022 © Bekesah.co