Gara-gara Berita Hoaks Paulo Dybala, Cristiano Ronaldo Batal Balik ke Juventus

Italia menjadi salah satu negara dengan jumlah kasus positif tertinggi

BEKESAH.coCristiano Ronaldo dikabarkan batal menuju kembali ke Turin, Italia untuk menjalani latihan bersama Juventus karena terdapat kabar mengenai kondisi Paulo Dybala.

Diberitakan sebelumnya, Cristiano Ronaldo seharusnya telah kembali ke Turin per Selasa (28/4/2020). Pasalnya, Juventus dikabarkan telah memanggil kembali para pemainnya untuk kembali karena akan digelar kembali latihan pada 4-18 Mei 2020.

Cristiano Ronaldo menjadi salah satu pemain dari luar Italia yang akan segera kembali dari masa karantina. Namun hingga Kamis (30/4/2020), Cristiano Ronaldo belum tiba di Italia.

Menurut laporan yang dikutip BolaSport.com dari Media Italia, Corriere Dello Sport, penyebab utama Cristiano Ronaldo uurung ke Italia sesuai jadwal adalah kabar mengenai kondisi Paulo Dybala.

Paulo Dybala masih dinyatakan positif terpapar penyakit virus corona atau COVID-19 setelah menjalani empat tes dalam enam minggu, menurut pemberitaan program televisi El Chiringuito.

Paulo Dybala pertama kali mengaku positif terjangkit penyakit virus corona atau COVID-19 pada 21 Maret 2020 melalui akun Twitter pribadi miliknya.

Setelah dinyatakan positif, Dybala bercerita melalui akun Youtube pribadinya pada 27 Maret 2020 tentang dirinya yang mengalami gejala penyakit virus corona.

“Saya mengalami gejala yang kuat, tetapi hari ini saya sudah merasa jauh lebih baik,” kata Dybala.

“Sekarang saya sudah bisa bergerak jauh lebih baik, mampu berjalan, dan melakukan latihan.”

“Saya hampir tidak bisa bernapas dan saya tidak dapat melakukan apa pun setelah lima menit.”

“Otot-otot saya pun masih terasa sakit, tetapi untungnya saat ini Oriana dan saya sudah jauh lebih baik,” ucap Dybala menambahkan.

Namun hingga saat ini menurut El Chiringuito Dybala masih terinfeksi virus yang pertama kali muncul di Wuhan, China itu. Walau demikian, kebenaran laporan El Chiringuito itu mendapat bantahan dari kekasih Paulo Dybala sendiri, Oriana Sabatini.

Sabatini menyebut kabar dari program televisi Spanyol itu adalah kabar palsu alias hoaks. “Saya tak tahu berasal dari mana pemberitaan tersebut, karena Paulo tidak dinyatakan positif COVID-19 lagi,” kata Sabatini dikutip BolaSport.com dari Record.

“Kami harus menunggu, kami sedang akan melakukan tes dan lihat bagaimana selanjutnya. Dari mulut kami, (pemberitaan) itu tidak benar.”

“Jika kami masih terinfeksi COVID-19, kami akan mengumumkannya. Jika tidak kami juga lakukan hal tersebut. Tetapi kami tak memberikan informasi yang salah,” tambahnya.

Selain Dybala, di Juventus juga ada dua pemain lain yang dinyatakan positif COVID-19 yaitu Daniele Rugani dan Blaise Matuidi.

Sementara itu, laporan lain dari Mundo Deportivo percaya bahwa Cristiano Ronaldo tak percaya Italia sudah bisa mengendalikan Covid-19 dan ingin “melindungi diri sendiri”.

Sehingga Ronaldo saat ini masih berada di kota kelahirannya, Madeira, Portugal bersama keluarganya.

Italia berada di urutan ketiga setelah Amerika Serikat dan Spanyol sebagai negara dengan jumlah kasus Covid-19tertinggi di dunia.

Hingga 30 April 2020, jumlah kasus Covid-19 di Italia berjumlah 205.463 dengan total kematian 27.967 orang. (Bola.com)

Related Articles

Back to top button
Close