Connect with us

Bontang

Ekonomi Lesu, Penjualan Sapi di Bontang Sepi Peminat

Published

on

BEKESAH.co – Omzet penjualan hewan kurban di Kota Bontang turun drastis. Ini ditengarai akibat lesunya perekonomian sejak pandemi Covid-19.

Sepinya pembeli, jelang perayaan Idul Adha Tahun 1441 H/2020 M yang akan dilaksanakan Jumat, (31/07/2020) esok hari mmbuat para penjual sapi cemas, lantaran banyak Sapinya yang belum terjual.

“Sepi, masih ada tersisa lima ekor yang belum terjual. Biasanya di hari terakhir seharusnya sudah habis,” kata Abbas Patiroi salah satu penjual Sapi di Bontang, Kamis, (30/07/2020).

Padahal, kata dia, Idul Adhan kali ini dirinya sengaja mengurangi stock pengiriman sapi. Lantaran untuk meminimalisir resiko kerugian di tengah menurunya daya beli masyarakat akibat pandemi.

Biasanya tahun-tahun sebelumnya, pengiriman stock sapi ke Bontang terjual 40 sampai 50 ekor lebih. Namun kali ini hanya 35 ekor.

Advertisement

“Padahal kami sudah kurangin stok sapi, itupun masih tersisah 5 ekor,” kata Abbas.

Berbeda tahun lalu, sambungnya, ia bisanya menembus penjualan sapi di angka 40 lebih, bahkan kadang mencapai 50 ekor.

“Tahun ini penjualan kami menurun sekitar 40 persen dari tahun-tahun sebelumnya saat tidak pandemi,” terangnya.

Lebih lanjut, Abbas menjelaskan, sapi-sapi yang tidak terjual rencananya akan disimpan di kebunya, untuk proses penggemukan sampai perayaan Idul Adha Tahun depan.

“Sisanya kami bawa ke kebun aja, enggak mungkin kita kembalikan karena kita sudah beli. Kalo dijual untuk sapi daging, bisa rugi. Karna sapi kurban lebih mahal ketimbang sapi untuk penjual daging di Pasar,” tutupnya.

Advertisement

Penulis : Ismail Usman

Baca Juga  Pembahasan Raperda Ekonomi Kreatif Ditunda