Connect with us

Bontang

Dikerjakan Buru-buru, Turap Senilai Rp 1,6 Miliar di Kelurahan Api-Api Nyaris Roboh

Published

on

BEKESAH.co- Komisi III DPRD Bontang melakukan kunjungan lapangan di RT 40 Kelurahan Api-Api Bontang Utara, terkait dinding turap yang hampir roboh.

Turap yang memiliki panjang kurang lebih 160 meter tersebut sudah berdiri sejak 2014 lalu dan dikerjakan selama 4 bulan. Pembangunan turap tersebut menghabiskan dana sebanyak Rp 1,6 miliar.

Namun tak lama setelah turap berdiri, kondisi tanah yang dinilai lembek serta proses pengerjaan yang terbilang kurang maksimal mengakibatkan kondisi turap bergeser hingga 2 meter dan nyaris roboh.

Hal tersebut sangat disayangkan oleh Ketua Komisi III DPRD Bontang Amir Tosina. Ia menilai proses pengerjaannya dilakukan secara terburu-buru sehingga hasilnya kurang maksimal.

Advertisement

“Ini turapnya sudah mau roboh, karena saat pengerjaannya pancangnya tidak sampai bawah, jadi tidak kuat. Kontraktornya ini kurang maksimal,” pungkasnya.

Sementara itu pihaknya berupaya akan menganggarkan pengerjaan turap tersebut ditahun 2022, sebab anggaran pada tahun 2021 sudah di recofusing untuk Covid-19.

Pun, selain menindak lanjuti terkait perbaikan turap, pihaknya juga komitmen akan melebarkan sungai dengan alat eskalator ambfibi.

“Harus kita sikapi, bagaimana merealisasikan agar ini bisa disikapi pemerintah segera mungkin. Kasihan warga disini apalagi kalau sudah banjir, nanti cari kontraktor yang profesional lah,” tegasnya.(*)

Advertisement

Penulis: Iqbal Tawakkal

Baca Juga  Komisi II DPRD Bontang Bahas Pembagian Lapak Pasar Rawa Indah