Connect with us

Gaya Hidup

Dijual Hingga Rp 270 Juta per Kilo, Ternyata Ini Loh Manfaat Saffron

Published

on

BEKESAH.co – Minum saffron kini jadi tren gaya hidup sehat terbaru. Demi mendapatkan tubuh yang sehat, para pecinta obat-obatan tradisional yang alami, membuat minuman dari beberapa helai saffron. Nah, kawan Bekesah, yuk kita simak manfaat apa yang bisa didapat dari tanaman berharga ratusan juta rupiah per kilogramnya ini?

Saffron dengan ciri khas warna merah terang ini memiliki rasa sedikit pahit dan berbau harum seperti rumput kering yang disebabkan zat kimia bernama picrocrocin dan safranal. Saffron mengandung crocin, salah satu bahan pewarna karotenoid yang membuat makanan menjadi kuning keemasan.

Warna kuning terang saffron menjadikannya sebagai rempah-rempah yang paling banyak dicari orang di seluruh dunia. Tak hanya itu, karena manfaatnya, saffron pun banyak digunakan sebagai obat tradisional berbagai macam penyakit.

Seperti dikutip Healthline, ilmu kedokteran modern sudah mengungkap berbagai khasiat saffron, seperti antikarsinogenik atau pencegah kanker, immunomodulasi atau memperbaiki sistem imun, dan antioksidan.

Selain itu, saffron juga mengandung anti tussive alami yang bisa menyembuhkan batuk. Saffron digunakan sebagai anti-tussive dan ekspektoran. Dalam sebuah penelitian, ekstrak saffron secara signifikan mengurangi batuk yang disebabkan oleh asam sitrat. Maka dari itu saffron diklaim ampuh sebagai anti-tussive alami untuk menyembuhkan batuk pada anak dan dewasa.

Tidak hanya itu saja, kandungan safranal dalam saffron bekerja untuk melindungi sel otak dengan cara melawan partikel oxidative-stress dan menghambat neuro-degeneration. Safranal juga dapat meningkatkan daya ingat serta kemampuan belajar pada anak.

Sayangnya saffron yang kaya manfaat ini dijual dengan harga yang sangat mahal. Harga jual putik sari bunga Crocus ini mencapai ratusan juta rupiah per kg. Menurut Foodbeast, harga jualnya berkisar antara US$ 2.000 hingga US$ 10.000 atau sekitar Rp 54 juta – 270 juta per kilogramnya.

Harga jual saffron yang selangit ini disebabkan proses pengolahannya yang memakan waktu dan energi. Seperti dikutip Business Insider, petani harus memperkerjakan banyak orang untuk memanen 1,8 kg saffron per hektarnya. Bayangkan saja, untuk mendapatkan 0,5 kg saffron membutuhkan 170 ribu bunga Crocus sativus. Dan untuk mengambil saffron dari bunga tersebut dilakukan dengan pinset. Bunga penghasil saffron ini hanya berbunga setiap enam minggu sekali dari akhir September hingga awal Desember.(*)

Advertisement

2022 © Bekesah.co