Connect with us

Bontang

Diinstruksikan Tutup Sementara, Pasangan di Bontang Utara Batal Nikah di Gedung

Published

on

BEKESAH.co– Kebijakan pemerintah meminimalisir kegiatan yang berhubungan dengan orang banyak, sebagai upaya menghalau penyebaran corona virus disease 2019 (Covid-19), berimbas pada penyelenggaran pernikahan di Kota Bontang.

Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Bontang Utara, Suda’I menyebut sebanyak 18 pasangan yang tercatat bakal melangsungkan pernikahan di tengah masa social distancing, yakni 19 hingga 31 Maret 2020 di Bontang Utara.

Rinciannya, 6 pasangan dari Kelurahan Lok Tuan, 3 pasangan di Kelurahan Guntung, 2 pasangan masing-masing di Bontang Baru dan Gunung Elai, kemudian di Kelurahan Api-Api ada 1 pasangan, sementara yang akan menikah di Balai Nikah KUA Bontang Utara ada 5 pasangan.

Hingga kini , kata Suda’I, belum ada pasangan yang mencabut berkas terkait pembatalan maupun penundaan jadwal pernikahan.

“Tapi ada yang dialihkan tempat akad nikahnya. Semula di Hotel Equator, tapi karena perusahaan mengeluarkan surat melarang membuat kegiatan yang melibatkan orang banyak, jadi pindah ke KUA Bontang Barat,” terang Suda’I ditemui Bekesah.co di ruang kerjanya, Rabu (18/03/2020).

Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Bontang Utara, Suda’I. (Maimunah/bekesah.co)

Pasca Wali Kota Bontang mengeluarkan surat edaran menginstruksikan untuk menunda sementara kegiatan yang mengundang banyak massa, ia mengaku di wilayah kerjanya tidak memberlakukan kebijakan tersebut.

“Kalau kami ini kan sifatnya pelayanan. Jadi kembali kepada orangnya, kalau mau mengundang banyak orang ya silahkan. Kalau tidak juga silahkan,”

“Tapi kemungkinan hanya acara akad saja. Kalau akad kan tidak mengundang banyak orang, paling kerabat dekat saja,” sambungnya.

Disinggung mengenai upaya yang dilakukan KUA Bontang Utara menindaklanjuti kebijakan pemerintah menerapkan standar kebersihan maksimal di tengah pandemi corona, ia mengatakan telah menyediakan hand sanitize. Ia pun mengimbau seluruh pegawainya yang merasa kondisi kesehatannya tidak baik untuk berisitirahat di rumah.

Advertisement

“Jam kerja semua normal. Kita ikut arahan wali kota untuk tetap menjaga kebersihan, tingkatkan imun, dan jaga pola hidup sehat,” pungkasnya.(*)

 

Penulis : Maimunah Afiah

2022 © Bekesah.co