Connect with us

Bontang

Corona Belum Mereda, 144 Calon Jemaah Haji Bontang Terancam Batal Berangkat?

Published

on

BEKESAH.co- Pelaksanaan ibadah haji 2020 terancam ditunda. Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi meminta umat Islam seluruh dunia menangguhkan sementara persiapan ibadah haji, lantaran pandemi virus corona semakin meluas secara global.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Bontang, Muhammad Isnaini melalui Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah, Lukman mengaku belum menerima informasi secara resmi terkait penangguhan tersebut, baik dari Kemenag pusat, maupun pemerintahan Arab Saudi.

“Belum ada imbauan resminya. Saya selalu komunikasi hampir tiap hari dengan petugas kami yang berada di Arab Saudi. Katanya kondisi di sana membaik, bahkan hari Selasa minggu lalu masjid-masjid di sana telah di buka namun masih di batasi,” ungkap Lukman saat dihubungi Bekesah.co Rabu (1/4/2020).

Sembari menunggu kejelasan dari otoritas Arab Saudi, ia mengatakan Kemenag Bontang tetap melakukan tahapan persiapan untuk memberangkatkan 144 calon jemaah haji beserta 2 orang petugas pendamping, yang rencananya akan diberangkatkan pada 25 Juli mendatang.

“Kami terus lakukan tahapan persiapan. Bahkan petugas kami yang ada di Arab juga tengah melakukan persiapan untuk menyambut kedatangan para calon jemaah kita,” pungkasnya.

Lebih lanjut, calon jemaah haji sementara ini dalam proses tahapan pelunasan pembayaran. Kemenag Bontang mencatat sudah ada 96 calon jemaah haji yang telah melakukan pelunasan pembayaran pemberangkatan haji 2020.

“Masih ada 48 orang yang belum melakukan pelunasan. Jemaah haji tahun ini didominasi oleh perempuan,” kata Lukman.

Kendati demikian, ia mengimbau kepada seluruh calon jemaah haji di Kota Bontang agar selalu menjaga kesehatan dengan menerapakan pola hidup sehat sesuai imbauan pemerintah daerah.

Advertisement

Untuk diketahui, Menteri Haji Arab Saudi Mohammad Benten kepada umat Islam agar menunda sementara melakukan ibadah haji tahun ini tak lepas dari penyebaran virus corona yang sudah menjadi pandemi.

“Arab Saudi sebenarnya siap melayani jemaah haji dan umrah. Tetapi dalam keadaan saat ini, ketika kita berbicara tentang virus corona, Kerajaan merasa terpanggil untuk melindungi kesehatan umat Islam dan oleh karena itu kami telah meminta umat Muslim di semua negara untuk menunda rencana menunaikan ibadah haji sampai situasinya jelas,” kata Benten seperti dikutip dari AFP, Rabu (1/4).

Sementara, Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Kementerian Agama, Muhajirin Yanis menegaskan pihaknya masih menunggu pengumuman resmi dari Pemerintah Arab Saudi terkait kelanjutan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2020 di tengah pandemi virus corona (Covid-19).

“Ya kita harus menunggu keputusan resmi [penyelenggaraan haji dari Saudi],” kata Muhajir dilansir dari CNNIndonesia.(*)

 

Penulis: Ismail Usman

2022 © Bekesah.co