Connect with us

Headline

Catatan Kritis “Bontang Student Expo” Harusnya Mendidik, Bukan Begini

Published

on

Catatan : Ahmad Nugraha

Event Bontang Student Expo yang digelar Pemkot Bontang selama 10 hari di lapangan Lang-Lang mestinya menjadi ruang berkreasi, bertukar ide, ataupun gagasan bagi seluruh insan pendidikan di kota ini. Menjadi wadah sekaligus sarana mengedukasi. Baik peserta, dan seluruh tamu yang hadir.

Masuk dalam kalender dari 77 Event pemerintah, kegiatan ini digelar masih dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional pada 2 Mei. Dari flyer yang tersebar di media sosial, awalnya saya salah satu warga yang merasa senang, dan mengapresiasi digelarnya kegiatan ini.

Para peserta melibatkan semua jenjang pendidikan. Mulai Pendidikan Anak Usia Dini (Paud) hingga perguruan tinggi. Rangkaian kegiatannya yang tertulis juga menarik. Menggambar, mewarnai, akustik, tari-tarian, lomba kaligrafi, fashion show, hingga pagelaran seni budaya.

Advertisement

Tak ada masalah dari beberapa rangkaian acara yang tertulis di atas. Namun, tampaknya panitia penyelenggara perlu mengevaluasi gelaran ini. Ada beberapa momen yang saya pikir menciderai tujuan positif kegiatan ini digelar.

Semisal, pantas kah memberi ruang bagi kaum pria berkostum wanita untuk pentas memeragakan busana? Apalagi dilakukan di ruang publik dan disaksikan banyak orang yang mayoritas pelajar.

Beberapa video aksi pria berlenggak-lenggok seperti wanita itu pada Kamis (25/5/2023) kemarin cukup ramai berseliweran di sosial media. Penonton tampak asyik. Mungkin beranggapan ini hanya pertunjukan. Hanya hiburan untuk lucu-lucuan.

Belum lagi dengan aksi Disk Jokey (DJ) yang juga melibatkan para penonton yang mayoritas masih merupakan pelajar untuk berjoget-joget.

Advertisement

Saya tidak anti dengan WARIA. Juga DJ dan musik yang dibawakan. Tapi, momentum ini saya pikir kurang tepat jika dihadirkan pada event sarana EDUKASI yang melibatkan 20 stand sekolah. Dan seluruh insan pendidikan.

Baca Juga  Hujan dan Angin Kencang, Atap Rumah Warga di Selambai Tersapu Angin

Di mana letak mendidiknya ?? Saya malah berpikir alangkah lebih elok jika Bontang Student Expo memberi ruang bagi anak-anak Bontang berprestasi. Untuk sekadar berbagi motivasi. Agar bisa saling menginspirasi.

Sebut saja siswi SMAN 1 Bontang, Nur Fadia Aguspika yang terpilih mewakili Kalimantan Timur menjadi salah satu Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional. Tiga tahun berturut pelajar asal Bontang selalu mendapat kesempatan menjadi bagian dari pengibar bendera merah putih di Istana Negara. Namun apa ? Tak ada gaungnya.

Satu contoh lagi, siswa di Sekolah Islam Terpadu DHBS yang juara dua pada ajang International Science and Technologi Enggineering Competition 2023. Membawa harum nama Bontang di mata dunia.

Advertisement

Dan tentunya masih banyak lagi prestasi-prestasi membanggakan putra-putri terbaik Kota Taman yang saya masih belum ketahui.

Semoga ini bisa menjadi bahan evaluasi bagi panitia penyelenggara. Agar event apapun event yang digelar tidak keluar koridor. Mohon maaf atas ketidaknyamanan atas tulisan singkat ini.

Terima kasih.

Dapatkan update informasi Bekesah.co seputar Bontang dan Kalimantan Timur dengan bergabung di Whatsap grup ini. Cukup klik link di bawah ini

Advertisement

https://chat.whatsapp.com/L4DcfLR9YvdDkNKiF2cCPG