Connect with us

Bontang

Boleh Melintas di Beka, Tapi Jangan Nongkrong

Published

on

BEKESAH.co – Kelurahan Bontang Kuala menjadi salahsatu kawasan yang cukup mencolok melakukan pembatasan akses sejak masa awal wabah virus corona mulai masuk ke Kalimantan Timur (Kaltim). Palang pintu di gerbang masuk kelurahan di Kecamatan Bontang Selatan ini sudah difungsikan disertai plang larangan masuk sementara bagi pengunjung.

Bontang Kuala yang kerap ramai setiap sore mendadak lebih tenang hampir dua pekan terakhir. Namun, sejak Minggu (5/4) kemarin tampak berbeda. Muda-mudi terlihat berboncengan ditambah sejumlah pesepeda tampak memasuki perkampungan di atas air tersebut.

Tak lama, Lurah Bontang Kuala, Ketua RT dan warga yang merasa risih dengan aktivitas itu datang menghampiri para goweser. Imbauan disampaikan agar untuk sementara tidak berkeliling meski kerap menjadi tujuan favorit banyak pesepeda.

Ketua RT 07 Bontang Kuala Sanusi mengatakan, pihaknya tidak ada niatan mengusir para pengunjung. Ia hanya meminta para pengunjung dan pesepeda agar tidak singgah berlama-lama dan berkumpul.

“Sebenarnya tidak apa-apa gowes ke sini, asal cuman lewat saja. Jangan singgah nongkrong,” kata Wa’ucing, sapaan akrab Pak RT.

Ia mengungkapkan, ini kali pertama melakukan pengamanan lebih ketat dari biasanya. Pembatasan ini akan terus digalakkan sampai pemerintah mencabut status siaga Covid-19 di Bontang.

“Kita akan lakukan pengamanan di setiap Sabtu dan Minggu, biasanya ramai di hari itu. Hal ini dilakukan semata-mata hanya untuk mengantisipasi penyebaran virus agar tidak masuk di lingkungan kami,” kata Wa’ucing.

Ia mengimbau kepada seluruh wisatawan untuk sementara menghentikan kunjungan di tengah masa pandemi. Ajakan serupa juga diberikan kepada warga setempat untuk berpartisipasi melakukan pencegahan penyebaran di lingkungan sekitar. (*)

Advertisement

Penulis: Ismail Usman

2022 © Bekesah.co