Connect with us

Bontang

Basri Optimistis Bakal Atasi Masalah Proyek Kilang Minyak

Published

on

BEKESAH.co- Meski sudah dinyatakan batal, Basri Rase bakal tetap memperjuangkan pembangunan kilang minyak di Kota Bontang, usai dirinya dilantik sebagai wali kota.

Hal itu diungkapkan saat menghadiri rapat paripurna VI dan VII di pendopo Bontang, Kamis (28/1/2021).

Ia tetap optimistis, lantaran masih ada celah agar pemerintah kembali melanjutkan wacana pembangunan Grass Root Refinery (GRR).

Pasalnya, rencana tersebut masih bertahan dalam daftar Proyek Stategis Nasional (PSN) yang ditetapkan Presiden Joko Widodo pada 20 November 2020 lalu.

“Ini harus diupayakan, karena ini investasi. Saya optimis kilang minyak itu akan dibangun,” tegasnya.

Advertisement

Pembangunan kilang minyak tersebut dinilai akan menjadikan Bontang sebagai kota industri yang besar. Pun dengan adanya proyek tersebut nantinya akan menjadi peluang bagi pencari kerja.

“Ini masih ada peluang, karena Kepresnya belum dicabut. Nantilah kita lihat. Ini harus jadi di Bontang,” pungkasnya

Sebelumnya, PT Pertamina (Persero) sebelumnya telah membatalkan membangun proyek kilang bahan bakar minyak (BBM) baru di Bontang, Kalimantan Timur.

Berbagai pertimbangan telah dilontarkan Direktur Pembinaan Program Minyak dan Gas Bumi Direktorat Jenderal Migas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Soerjaningsih, salah satunya soal lahan dan investor.

“Rencana pembangunan GRR (Grass Root Refinery) Kilang Botang sejak rencana kerja sama Pertamina dengan calon partner berakhir di 2019, ini masih dalam pengkajian,” ungkap Soerjaningsih dalam konferensi pers, Senin (18/01/2021), dilansir dari laman CNBC.

Advertisement

Selain itu, lanjutnya, adanya permasalahan mengenai keterbatasan lahan yang dimiliki pemerintah di Bontang saat ini menurutnya tidak mencukupi untuk pembangunan kilang BBM baru.

“Ini masih ada kajian khusus untuk capital expenditure (capex)-nya,” jelasnya.(*)

Penulis: Iqbal Tawakkal

Baca Juga  Harga Bahan Pokok di Bontang Jelang Idul Adha Masih Terpantau Stabil