Connect with us

Bontang

Asosiasi Serikat Pekerja Bontang Soroti PHK Sepihak Perusahaan

Published

on

BEKESAH.co – Tidak kurang 12 serikat pekerja (SP) di Kota Bontang mendeklarasikan pembentukan Asosiasi Serikat Pekerja Bontang (ASPB) di Audiotorium 3D Jalan Awang Long, Kelurahan Bontang Baru, Bontang Utara, Sabtu (22/2/2020).

Ketua Umum ASP Bontang Fajar Gunawan mengatakan tujuan dideklarasikan ASPB sebagai bentuk implementasi ide-ide dari semua serikat buruh yang ada di Bontang. Serta ajang silahturahmi dan wadah mengkaji berbagai permasalahan yang dialami para buruh di Bontang.

“Kondisi Bontang ini ibarat gunung es. Kelihatan dari atas tenang-tenang saja, padahal di bawah dan di dalam masih banyak riak-riak yang perlu disikapi,” kata Fajar kepada bekesah.co usai acara ditutup.

Ia menegaskan, ada banyak perusahaan yang masih belum begitu paham tentang kesetaraan terhadap serikat pekerja. Artinya harus ada hubungan industrial yang harmonis terhadap serikat pekerja.

Permasalahan yang sering terjadi dilakukan perusahaan seperti PHK pekerja secara sepihak, sistem pengupahan yang tidak mensejahterahkan pekerja serta proses rekruitmen tenaga kerja dari luar daerah.

“Setelah deklarasi ini, ASPB akan berupaya memperhatikan para serikat pekerja serta mengawasi tindakan perusahaan yang masih merugikan para serikat pekerja”, kata Fajar.

Sejumlah kelompok yang tergabung dalam ASPB berangkat berbagai SP perusahaan. Di antaranya SP LNG Badak, SP BLB (Badak LNG Bersatu), SP FKPPM, SP PRO PKT (Produksi), SP KNE Perbantuan PKT, SP Yepeka Usaha Mandiri (YUM) dan AKKPI (Kaltim Parma Industri).

Kemudian ada SP PT KMU (Kaltim Media Utama), SP KSS (Kaltim Satria Samudra), SP BES (Berneo Etam Samudra), SP POS INDONESIA Bontang dan SP KNE INTREN (Kaltim Nusa Ektika).

Advertisement

Agenda ini juga dihadiri Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni, pejabat tinggi OPD, Forkompimda Bontang dan undangan lainnya. (*)

Penulis: Ismail Usman

2022 © Bekesah.co