Connect with us

Bontang

Akhir Tahun Harga Cabai Keriting Semakin Pedas, per Kilo Rp 40 Ribu

Published

on

BEKESAH.co- Jelang perayaan hari Natal dan Tahun Baru, harga komoditas pasar di Kota Bontang mulai melonjak.

Penuturan Sofia (51), salah satu pedagang di Pasar Taman Rawa Indah (Tamrin), harga beberapa bahan mengalami kenaikan sejak Minggu (1/12/2020) lalu.

Harga komoditi cabai yang sebelumnya dijual seharga Rp 36 ribu per kilogram (Kg), naik mencapai Rp 41 ribu per Kg.

“Sudah biasa sih, paling pembeli aja yang kaget,” ucap Sofia, ditemui di lapaknya Rabu (2/12/2020).

Advertisement

Begitupun dengan harga cabai kriting. Semula Rp 27 ribu per kilo, sekarang naik menjadi Rp40 ribu.

“Tapi saya jual Rp 45 ribu. Masih bisa juga turun, kalo pelanggan nawar,” ucapnya.

Selain cabai, harga bawang juga mengalami kenaikan yang cukup signifikan.

Musdalifah, pedagang bawang menyebutkan bawang merah naik hingga Rp 10 ribu. Bermula dari harga Rp 30 ribu, saat ini sudah Rp 40 ribu per kilogramnya.

Advertisement

“Bawang bombay juga naik, dari Rp 16 ribu naik jadi Rp 25 ribu. Kalau bawang putih dari Rp 20 ribu ribu menjadi Rp 25 ribu. Lombok itu paling parah naiknya, kalo bawang tidak terlalu,” kata Musdalifah.

Sementara untuk harga telur masih terbilang stabilm hal itu diungkapkan oleh Nasri pedagang telur.

Dia menyebutkan, untuk harga telur tidak berpengaruh secara signifikan terhadap perayaan Natal dan Tahun Baru.

“Harga masih stabil mba, masih sekitar Rp 50 ribu yang kecil, yang jumbo Rp 56 ribu. Kalo pengalaman tahun kemarin sih gak naik, ini untuk telur Surabaya yah. Harganya hari ini masih stabil. Tapi tidak tahu ke depannya gimana,” tuturnya.

Advertisement
Baca Juga  Basri Optimistis Bakal Atasi Masalah Proyek Kilang Minyak

Berbeda dengan harga telur yang didistribusi dari Sulawesi harga sangat fluktuatif. Kenaikannya tidak menentu. Namun untuk saat ini harga telur kecil dibandrol seharga Rp 46 ribu dan jumbo Rp 52 ribu.

Disebutkan pedagang telur Sulawesi, Mappanyukki Aidil, setiap telur datang harganya selalu berubah.

“Selain hari besar Natal dan Tahun Baru, telur itu paling naik kalau Maulid Nabi juga,” ujarnya.

Sementara dari pengakuan para pedagang, untuk ketersediaan komoditas pasar hingga saat ini masih terbilang aman.(*)

Advertisement

Penulis : Maimunah Afiah