Connect with us

Hukum

5 Bantahan Hendra Kurniawan Sambil Tuding Ismail Bolong Bohong

Published

on

BEKESAH.co – Mantan personel Polres Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), Ismail Bolong, menjadi sorotan publik lantaran video pengakuannya menyetor uang hasil tambang batubara ilegal ke Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto. Mantan anggota Satuan Intelijen Keamanan (Sat Intelkam) Polres Samarinda itu lalu mengklarifikasi pengakuannya dengan pengakuan baru.

Terakhir, Ismail Bolong mengaku dipaksa mantan Karo Paminal Div Propam Polri Hendra Kurniawan untuk membuat pernyataan yang melibatkan Kabareskrim, dan telah meminta maaf kepada Kabareskrim. Lalu bagaimana tanggapan Hendra soal pengakuan terakhir Ismail Bolong?

“Ismail Bolong berbohong,” ujar kuasa hukum Hendra, Henry Yosodiningrat, di PN Jakarta Selatan, Kamis (10/11/2022).

Baca Juga  Setoran Duit Tambang Ilegal Masuk Kantong Satreskrim Polres Bontang
Baca Juga  Kapolres Bontang bakal Sikat Anak Buahnya yang Ketahuan Ikut Terima Setoran Tambang Ilegal

Berikut 5 bantahan Hendra Kurniawan atas pengakuan Ismail Bolong:

1. Tuding Ismail Seperti Mabuk
Henry menuturkan Ismail membuat pengakuan bak orang yang tengah dipengaruhi alkohol, alias mabuk.

Advertisement

“Keterangan dia itu cerita seperti kayak orang mabuk,” ujar Henry.

2. Hendra Tak Kenal Ismail
Henry juga mengatakan kliennya mengaku tak kenal Ismail Bolong. Henry menuturkan kliennya juga membantah memaksa Ismail Bolong membuat pengakuan yang melibatkan Komjen Agus

“Hendra Kurniawan tidak pernah kenal dengan Ismail Bolong dan tidak pernah menekan atau membuat memaksa untuk membuat seperti itu,” ungkapnya.

3. Klaim Video Pertama Ismail Bolong atas Keterangan Pihak Lain
Henry Yoso menjelaskan, berdasarkan keterangan kliennya, video testimoni pertama Ismail Bolong yang beredar bersifat penguatan dari keterangan pihak-pihak lainnya yang saat itu diperiksa Biro Paminal Divisi Propam Polri terkait batubara. Jadi, klaim Henry, bukan hanya Ismail Bolong yang membuat video testimoni.

“Dan bukan hanya Ismail Bolong membuat rekaman testimoni itu, tapi semua yang terkait yang diperiksa agar memperkuat keterangan satu dengan keterangan yang lain. Jadi bukan hanya Ismail Bolong,” imbuh Henry.

Advertisement

4. Duga Ada yang Tekan Ismail Bolong untuk Tuding Hendra
Henry Yoso menduga justru video klarifikasi Ismail Bolong yang meminta maaf kepada Kabareskrim Komjen Agus Andrianto dibuat karena adanya tekanan.

“Sekarang siapa yang menekan dia? Mengatakan bahwa minta maaf kemudian yang saya ceritakan dulu yang saya buat dulu adalah ditekan oleh Hendra Kurniawan terus apa lagi,” kata dia.

“Saya hanya tanya sama Pak Hendra apakah benar Anda menekan Ismail Bolong untuk membuat testimoni seperti itu. Dia bilang nggak kenal, itu fitnah,” imbuh Henry.

5. Hendra Pertimbangkan untuk Laporkan Ismail Bolong
Henry Yoso mengaku kliennya sedang menimbang-nimbang untuk mempolisikan Ismail Bolong. Henry Yoso lalu bicara soal dugaan pencemaran nama baik.

Penulis : Detik.com

Advertisement