Connect with us

Headline

4 Gedung Diklat Kutim Disiapkan Jadi Fasilitas Tambahan Penanganan Covid-19

Published

on

BEKESAH.co – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur mempersiapkan Gedung Diklat BKPP dalam skenario outbreak coronavirus (Covid-19) jika jumlah pasien positif, suspect atau yang harus menjalani isolasi bertambah.

Pasca menjadi salahsatu rumah sakit rujukan penanganan Covid-19, RSUD Kudungga Sangatta tetap memiliki keterbatasan ruang isolasi.

Empat dari enam gedung diklat akan digunakan sebagai fasilitas penanganan. Tiap gedung memiliki 42 kamar. Di mana tiga bangunan difungsikan menjadi ruang isolasi dan satu lainya diperuntukkan bagi tenaga medis yang menangani pasien.

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kutim Irawansyah mengatakan, fasilitas yang terdapat di Gedung Diklat ini sangat memadai.

“Tempat ini menjadi alternatif. Walau kami berharap tidak perlu difungsikan sama sekali karena tidak ada kasus baru. Langkah ini merupakan persiapan,” ujar Irawansyah, Jumat (27/3/2020).

Bupati Kutim Ismunandar meninjau Gedung Diklat BKPP Kutim sebagai fasilitas tambahan isolasi.

Sejauh ini, RSUD Kudunga Sangatta menangani 10 orang pasien terkait pencegahan penyebaran Covid-19. Tercatat, lima orang berstatus ODP dan lima lainnya masuk dalam PDP. Seorang pasien positif asal Kutim juga telah menjalani perawatan di RSUD Taman Husada Bontang.

Pemkab Kutim juga gencar melakukan sosialisasi agar masyarakat tidak melakukan aktivitas di luar rumah dalam masa wabah corona. (*)

Penulis: Qadlie Fachruddin Sulaiman

Advertisement

2022 © Bekesah.co