Connect with us

Bontang

Wali Kota Neni Wanti-wanti Risiko Penyebaran Corona di Bontang Masih Tinggi

Published

on

Bekesah.co- Saat ini, Kota Bontang dinyatakan sebagai kota bebas kasus positif corona virus disease 2019 (Covid-19). Namun, Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni kembali menegaskan status daerah pimpinannya saat ini masih berstatus Kejadian Luar Biasa (KLB) Covid-19.

Melihat kondisi jalan protokol di Kota Taman mulai ramai, wanita yang juga menjabat sebagai Ketua DPD II Golkar Bontang itu mengingatkan warga tetap waspada, lantaran risiko penyebaran virus corona di Kota Bontang masih tinggi.

“Karena mobilitas warga dari luar wilayah yang masih tinggi, dan jumlah ODP (Orang Dalam Pemantauan) setiap hari bertambah,” terang Neni saat dihubungi Bekesah.co Senin (6/4/2020).

Melihat kondisi tersebut, ia meminta masyarakat Kota Bontang tetap mematuhi kebijakan pemerintah dalam menghadapi kondisi darurat pendemi corona. Yakni, menerapkan work from home (WFH) atau bekerja dari rumah, pelajar tetap belajar di rumah, serta menerapkan social and physical distancing.

“Tetap jaga pola hidup sehat dan menerapkan standar kebersihan maksimal, seperti cuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Jangan pegang bibir, mulut, hidung dan mata sebelum mencuci tangan, dan tetap gunakan masker saat berada di luar rumah,” papar Neni.

Jelang ramadan, Neni pun mengimbau masyarakat Kota Bontang tidak mudik, karena bisa jadi sumber penularan Covid-19.

“Kalau kita mencintai dan saya kepada diri kita, keluarga, sahabat, dan orang-orang yang kita cintai, tolong sampaikan dan laksanakan imbauan saya,” harapnya. (*)

 

Advertisement

Penulis: Asriana

2022 © Bekesah.co