Connect with us

Bontang

Tanggung Rp 9,5 Miliar Tagihan PDAM, Warga Bontang Diwanti Jangan Pakai Air Seenaknya

Published

on

BEKESAH.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang mengucurkan anggaran sebesar Rp 9,539 miliar untuk mengongkosi biaya pemakaian air bersih warga terdampak corona virus disease 2019 (Covid-19) selama tiga bulan.

Direktur PDAM Tirta Taman Kota Bontang, Suramin berkata, Pemkot Bontang sepakat menanggung biaya distribusi air untuk 26.280 sambungan, yang terdiri dari sambungan rumah tangga, tempat ibadah, panti asuhan, dan pelaku usaha skala kecil.

Sehingga, pemerintah harus mengalirkan dana Rp 3,179 miliar per bulan hingga Juni mendatang.

“Biaya yang ditanggung Pemkot untuk pemakaian air di bulan Maret sampai Mei, atau untuk pembayaran bulan April sampai Juni,” ucap Suramin kepada awak media, Senin (13/4/2020).

Hingga kini, ia masih menunggu Surat Keputusan (SK) dari Wali Kota Bontang sebagai dasar payung hukum atas kebijakan tersebut.

“Kami masih menunggu SK dari Bu Wali (Neni Moerniaeni), supaya kebijakan ini bisa kami pertanggungjawabkan, kendati nanti ada pemeriksaan atau audit. Jadi kami memiliki dasar hukumnya,” terangnya.

Kendati tak dibebankan biaya air selama tiga bulan, ia mengimbau agar warga Bontang tetap menggunakan air sewajarnya.

“Gratis pembayaran air, bukan berarti pemakaian air digunakan seenaknya. Kami berharap masyarakat tetap hemat dan gunakan air sewajarnya,” tutupnya.(*)

Advertisement

 

Penulis : Maimunah Afiah

2022 © Bekesah.co