Connect with us

Bontang

Sudah Diusulkan, Terminal Bus di Telihan Katanya Mau Diperbaiki Tahun Ini

Published

on

BEKESAH.co- Bangunan tua terminal bus antarkota di Jalan S. Parman Kelurahan Gunung Telihan, Kota Bontang akhirnya mulai dilirik pemerintah provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim).

Tahun ini, Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltim kabarnya bakal merenovasi terminal bus Bontang. Hal itu diungkapkan Operator Terminal Telihan Bontang Dishub Kaltim, Karimuddin.

“Tahun kemarin, sudah kita ajukan untuk perbaikan terminal. Nanti direalisasikan tahun ini,” ungkapnya, saat disambangi di kantornya, Jumat (8/1/2021).

Ada beberapa fasilitas yang nantinya bakal dibenahi. Mulai dari toilet penumpang, plafon tempat tunggu, dan juga pemasangan pagar.

“Kemarin kepala dinasnya juga sudah datang ke sini melakukan pemantauan. Sudah kita ajukan sekiranya apa aja yang perlu diperbaiki. Sudah dicatat dan dibawa ke kantor UPT-nya yang di Samarinda,” terangnya.

Advertisement

Ditanya terkait proyeksi anggaran yang akan dikucurkan untuk melakukan perbaikan Terminal tipe B tersebut, Karimuddin mengaku tidak mengetahui. Sebab dirinya hanya sebatas operator pengelola terminal.

“Saya kurang tau soal itu. Itu urusan orang yang ada di kantor Samarinda sana, di Sungai Kunjang,” ucapnya.

Pemberitaan sebelumnya, kondisi terminal bus di Telihan dikeluhkan masyarakat Kota Bontang. Pasalnya, bangunan dan fasilitas yang ada di lokasi tersebut sudah dianggap tidak layak.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Serikat Pekerja Transportasi Indonesia (SPTI) Andi Tajuddin Nur.

Selama 30 tahun bekerja di terminal tersebut, dirinya mengaku tidak ada perubahan atau perbaikan terminal. Semenjak Terminal Bontang dibangun, belum ada perhatian pemerintah untuk melakukan renovasi.

Advertisement

“Coba diliat dari pembangunannya, itu pelafon sudah hancur-hancur. Kemudian toiletnya itu sudah tidak layak juga. Bisa diliat sendiri, itu terkadang tersumbat,” ucapnya saat ditemui Bekesah.co, Selasa (5/1/2021).

Andi juga mengatakan, terminal tersebut sudah dipindahalihkan pengelolaannya ke tingkat provinsi. Sehingga pemerintah daerah Bontang tidak memiliki wewenang lagi.

Baca Juga  Ketua DPRD Bontang Ingatkan ASN Agar Tetap Netral pada Pemilu 2024

“Ini sudah dikelola provinsi, jadi pemerintah kota tidak mau memperbaiki, karena bukan wewenang mereka. Kalau mau diperbaiki harus menggunakan anggaran provinsi, kota kan tidak mau rugi,” ujarnya.

Pihak provinsi pernah mewacanakan untuk memperbaiki terminal tersebut. Namun hingga saat ini belum terealisasi.

“Kemarin katanya mau di pagar, sudah diukur-ukur tapi tidak ada juga sampai sekarang,” terangnya.

Advertisement

Sementara itu, penumpang bus tujuan Samarinda, Neni mengungkapkan, pertama kali menggunakan jasa transportasi di Terminal Bontang 8 tahun lalu. Tapi dirinya melihat tidak ada perubahan. Semua masih sama seperti pertama kali dirinya menginjak Bontang.

“Gak ada perubahan mba, bahkan sudah rapuh-rapuh pelafonnya. Bahaya buat penumpang, takutnya kalau hujan jatuh ke bawah runtuhannya,” ujarnya.

Neni meminta agar terminal Bontang bisa diperbaiki, merenovasi ruang tunggu untuk penumpang supaya ada nilai kenyamanan yang dirasakan oleh penumpang.

“Ini kan terminalnya terbuka. Kalo bisa ada ruangan tertutup, kemudian ada ruangan khusus untuk smoking area, jadi tidak bercampur. Kasian yang bawa anak bayi kan, terganggu,” katanya.(*)

Penulis : Maimunah Afiah

Advertisement