Semenjak Ada Program Bantuan UMKM, Pelaku Usaha di Bontang Naik 50 Persen

BEKESAH.co – Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (Diskop-UKMP) mencatat jumlah pelaku usaha di Kota Bontang tahun 2021 capai 16.929.

Dibanding dengan tahun 2020, jumlahnya bertambah sangat signifikan, setidaknya naik hingga 50 persen. Diketahui, tahun 2020 Diskop Bontang hanya mendata ada 8.710 pelaku usaha.

Melonjaknya angka tersebut disinyalir, semenjak pandemi Covid-19 pemerintah memberikan program bantuan bagi pelaku usaha kecil, seperti BPUM senilai Rp 2,4 juta kini turun menjadi Rp 1,2 juta.

Sehingga, masyarakat berlomba-lomba membuat surat izin usaha sebagai salah satu syarat untuk bisa mendapat bantuan dari anggaran pusat tersebut.

Diakui Kepala Bidang Koperasi dan UMKM Diskop-UKMP Bontang, Yusran, sebelum adanya bantuan tersebut digelontorkan, pihaknya sudah memberikan sosialisasi kepada pelaku UMKM untuk membuat surat izin usaha, agar bisa masuk database Diskop-UKMP Bontang.

Namun, kata dia, banyak pelaku usaha yang pada waktu itu tidak merespon dan masa bodoh.

“Itu pelaku usaha yang lama, tapi baru buat surat izin usaha, jadi baru masuk di data kami. Dulu sudah saya suruh buat, tapi mereka ogah, giliran ada bantuan baru mau buat,” jelasnya saat dihubungi Bekesah.co, Rabu (22/9/2021).

Diketahui, selama tahun 2021 pemerintah pusat membuka kesempatan kepada pelaku usaha sebanyak 3 gelombang. Pada gelombang pertama, April lalu, setidaknya terdata ada 7 ribu pelaku usaha yang diusulkan menerima bantuan.

Sedangkan, gelombang kedua pada Juni lalu, Diskop-UKMP Bontang mengusulkan 2.524 pelaku usaha dan gelombang tiga yang dibuka Agustus lalu, pihaknya memverifikasi ada 133 pelaku usaha. Sehingga total keseluruhan yang sudah diajukan sekitar 9.657 pelaku UMKM.

Penulis : Maimunah Afiah

Tags

Related Articles

Back to top button
Close