Connect with us

Bontang

Segini Persediaan Stok Pangan di Bontang

Published

on

BEKESAH.co- Menjelang akhir tahun, Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian (DKP3) Kota Bontang memastikan ketersediaan pangan aman.

Hal itu dikatakan Kepala Bidang Ketahanan Pangan DKP3 Bontang, Debora Kristiani saat ditemui pasca kegiatan launching Pangan Aman yang dihelat di Kampung Masdarling, Jalan Bukit Pasir RT 26 Kelurahan Gunung Telihan Kecamatan Bontang Barat, Jumat (11/12/2020).

Debora menyebutkan, stok pangan di Bontang masih mencukupi, khususnya ketersediaan beras. Sebab, setiap 2 minggu sekali ada pemasukan stok beras.

“Untuk sekarang beras aman. Selama transportasi lancar, pangan Bontang aman. Karena memang Bontang masih bergantung dengan daerah lain,” ucapnya.

Hanya saja, lanjut Debora, beberapa harga komoditas pasar mengalami kenaikan. Seperti lombok dan bawang merah. Semula harga lombok Rp 35 ribu sekarang mencapai Rp 45 ribu hingga Rp 50 ribu. Sedangkan bawang merah, dari Rp30 ribu ke Rp45 ribu.

Advertisement

“Malah cabe itu kalo bagus-bagus harganya Rp 60 ribu karena dijual 1 ons 6 ribu kalo eceran. Kalau beli kilo, dijual Rp 50 ribu,” sebutnya.

Pihaknya pun akan melakukan monitoring harga pasar pada H-4 menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru.

“Tanggal 21 Desember nanti, teman-teman akan monitoring ke pasar,” katanya.

Untuk diketahui berikut jumlah ketersediaan pangan per Jumat (11/12/2020) yang tercatat di bidang Ketahanan Pangan DKP3 Bontang.

1. Beras : 238,3 Ton
2. Jagung : 239,9 Ton
3. Bawang merah : 70,3 Ton
4. Bawang putih : 831,9 Ton
5. Cabe besar : 283,2 Ton
6. Cabe rawit : 298,1 Ton
7. Daging sapi : 560,5 Ton
8. Daging ayam : 3652,2 Ton
9. Telur ayam : 4351,0 Ton
10. Gula pasir : 5829,2 Ton
11. Minyak goreng : 4177,4 Liter

Advertisement

Penulis : Maimunah Afiah

Baca Juga  Begini Cara Tangani Hewan Unggas yang Mati Mendadak di Tengah Kasus Flu Burung