Connect with us

Bontang

Santri TPA Al Wahhab Bontang Kuala Tetap Buka Kelas Mengaji Tatap Muka

Published

on

BEKESAH.co- Walaupun sedang dilanda wabah Covid-19 tidak melunturkan semangat para santri untuk tetap menuntut ilmu agama.

Seperti para santri Taman Pendidikan Al-Quran (TPA) Al-Wahhab yang terletak di Kelurahan Bontang Kuala. Mereka tetap hadir ke masjid untuk mengaji. Tentunya dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Kepala Unit TK/TPA Masjid Al-Wahhab Syafaruddin mengatakan, kegiatan mengaji baru dimulai 4 Januari 2021 lalu. Sistem pembelajarannya pun dibagi menjadi 2 versi. Ada yang tatap muka dan daring.

“Untuk yang tatap muka, wajib mendapat persetujuan dari orang tua. Setiap orang tua kita kasih surat pernyataan, anaknya boleh tatap muka atau tidak,” ucapnya saat ditemui Bekesah.co, Rabu (27/1/2021).

Bahkan jumlah santri yang hadir pun dibatasi, hanya 25 persen dari total jumlah santri. Namun, santri yang hadir untuk tatap muka hanya kisaran belasan orang, dari total 50 santri.

Advertisement

“Hari ini yang hadir cuman 18 orang saja,” sebutnya.

Untuk mengefesienkan waktu dan meminimalisir resiko penyebaran Covid-19, waktu belajar dipangkas hingga 30 menit, biasanya pembelajaran bisa memakan waktu hingga 1 jam.

Untuk sementara, selama proses belajar di masjid tidak ada pembagian kelas. Biasanya, setiap kelas ada praktik salat, membaca shalawat dan beberapa kegiatan lain.

Namun, kegiatan tersebut dihentikan sementara waktu mengingat PPKM. Sehingga semua kegiatan terbatas.

“Santri yang sudah selesai mengaji dipersilahkan langsung pulang. Biasa ada nyanyi dulu, terus salam-salaman. Sekarang tidak ada,” ucapnya.

Advertisement

Pun untuk mendukung terlaksananya protokol kesehatan, pihaknya juga menyediakan hand sanitizer dan masker untuk para santri, menggunakan dana yang didapat dari pemerintah pusat sebanyak Rp 10 juta untuk menunjang fasilitas protokol kesehatan.

“Iya dapat dana dari pusat, masing-masing TPA dapat 10 juta,” ujarnya.(*)

Baca Juga  Baliho Ramai, Rusak Estetika Kota Bontang ?

Penulis : Maimunah Afiah

Continue Reading