Connect with us

Bontang

Riwayat Pasien Positif Terbaru, Pulang dengan Kapal Egon di Lok Tuan

Published

on

BEKESAH.co – Seorang warga Bontang yang diumumkan positif Covid-19 hari ini, Minggu (19/4/2020), masuk dalam Klaster Gowa. Dari keterangan yang didapatkan, ia datang ke Bontang menggunakan KM Egon dan tiba di Pelabuhan Lok Tuan pada 28 Maret 2020.

Dalam video conference Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni dan rilis Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bontang, riwayat perjalanan pasien positif ini diungkapkan.

Setelah pulang ke rumah menggunakan jasa pengantaran di pelabuhan, ia berinisiatif melaporkan diri ke PSC Covid-19 dan ditetapkan dengan status Dalam Monitoring pada 29 April 2020.

Tanggal 2 April, yang bersangkungan menghubungi petugas kesehatan dengan keluhan sesak, batuk dan lemas. Petugas puskesman datang untuk memeriksa dan memberikan obat. Diketahui, ia memiliki riwayat diabetes dan hipertensi.

(Baca: Satu Lagi Pasien PDP Dinyatakan Positif Covid-19)

Pada 4 April, yang bersangkungan mengaku ada keluhan kesehatan sehingga berstatus Orang Dalam Pengawasan (ODP) dan disarankan untuk isolasi mandiri.

Keluhan masih muncul hingga 8 April sehingga naik menjadi Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan menjalani rawat inap berdasarkan pemeriksaan kesehatan lanjutan.

Pasien ini pun menjalani rapid test Covid-19 dengan hasil positif pada 14 April 2020. Hingga kemudian hari ini, 19 April 2020, dinyatakan positif Covid-19 usai hasil swab test-nya keluar.

Advertisement

Dilaporkan, pasien positif dengan kode 05BTG ini dalam keadaan baik secara umum. Gugus Tugas Covid-19 Bontang juga telah melakukan pelacakan (tracing) dua orang yang sempat tinggal bersama pasien tersebut. Hasilnya, satu orang positif rapid test dan dirawat inap dengan status OTG. Sementara satu lainnya negatif namun tetap menjalani karantina.

Selama isolasi, pasien ini tidak berkontak langsung dengan keluarganya. Keluarga hanya mengantar pakaian dan makanan kendati telah memahami protokol kesehatan penanganan Covid-19.

Gugus Tugas juga telah melakukan tracing terhadap sebagian orang yang pernah kontak dengan 05BTG namun hasilnya negatif rapid test. Tidak lama, pengujian cepat atau rapid test kedua akan dilakukan dalam enam hinggat tujuh hari ke depan. (*)

Penulis: Ismail Usman

Continue Reading
Advertisement

2022 © Bekesah.co