Connect with us

Bontang

Ramayana Bontang Siapkan Bioskop XXI, Tetap Eksis Meski Ada Pesaing

Published

on

Citimall Hadir di Bontang, Ramayana tak Pusing

BEKESAH.co, Bontang – Hadirnya Citimall menambah deretan pusat perbelanjaan di Kota Bontang, kini salah satu supermarket terbesar di Bontang, Ramayana sudah memiliki kompetitor baru.

Alih-alih menjadi pesaing, pihak Ramayana tidak ambil pusing dengan beroperasinya pusat perbelanjaan yang terletak di Jalan Jendral Sudirman, Tanjung Laut itu.

Baca Juga  Citimall Sudah Beroperasi, Soft Opening Diundur 11 Desember, Nunggu Walikota Pulang

Asisten Manager Ramayana Bontang, Dimas mengungkapkan, munculnya brand besar, Matahari di Citimall tidak mempengaruhi pangsa pasar Ramayana. Diakui Dimas, Ramayana dan Matahari memiliki pasar yang berbeda. Ditambah lagi, lokasi Ramayana terbilang strategis, karena berada di pusat kota.

Advertisement

“Kalau kami lebih ke masyarakat menengah ke bawah, kalau mereka (Matahari) menengah keatas, jadi jelas beda pasarnya,” ungkapnya saat ditemui wartawan Bekesah.co, Jumat (2/12/2022).

Ia pun menjelaskan, untuk mempertahankan eksistensi Ramayana ditengah hadirnya mall yang baru saja beroperasi 1 Desember kemarin, pihaknya sudah melakukan berbagai macam perbaikan, mulai dari renovasi kondisi bangunan maupun sarana dan prasarana pendukung lainnya.

“Parkiran sudah mulai dikelola dengan baik, bangunan juga sudah dicat, supaya nampak fresh,” ujarnya.

Selain itu, untuk memantik daya tarik pengunjung, saat ini pihaknya sedang mengupayakan pembangunan salah satu bioskop terbesar di Indonesia, yaitu XXI. Hingga kini, pihaknya masih terkendala dengan izin.

Advertisement

Padahal wacana bioskop tersebut, sudah mulai sejak 2019 lalu, karena persoalan standar yang masih dinilai kurang, seperti lahan parkiran yang belum memadai, akhirnya belum terealisasi.

“Ditambah lagi soal amdalalin yang masih belum kelar,” katanya.

Walaupun begitu, pihaknya masih menyakini proses pengurusan izin tetap terus berjalan, karena dua penopang lainnya seperti Moko dan J.co sudah masuk terlebih dahulu. Ia mengatakan, dua brand tersebut menjadi satu kesatuan dengan bioskop XXI.

“Itu mereka seperti satu paket, kalau ada J.co dan Moko harusnya ada XXI, mohon doanya semoga bisa terealisasi,” ujarnya.

Advertisement

Selain persiapan pembangunan bioskop, salah satu upaya pihak Ramayana menarik minat pengunjung yaitu melaksanakan berbagai event-event, kabarnya akhir tahun ini akan ada lomba zumba, sembari menunggu keputusan dari pihak pusat.

Disinggung soal apakah dalam waktu dekat akan ada brand-brand baru yang masuk, pihaknya masih belum berpikir ke arah sana, masih memaksimalkan brand-brand yang ada ada saat ini.

Sebagai tambahan informasi, Dimas menyebutkan kondisi pengunjung Ramayana saat ini terbilang stabil, setelah 2 tahun pasca Covid-19, setidaknya pengunjung di tahun 2022 sudah mulai merangkak naik, sekitar 60 persenan sementara saat Covid-19, pengunjung dibawah 50 persen dari target yang diestimasikan.

Kemudian, jumlah karyawan di pusat perbelanjaan yang terletak di MH. Thamrin itu sekitar 105 pegawai, 42 orang di antaranya berstatus pekerja asli Ramayana, sisanya merupakan SPG/SPB dari brand-brand yang ada di Ramayana Bontang.

Advertisement

Penulis : Maimunah Afiah